Mayoritas Warga Terdampak Banjir Mengeluh Gatal

Mayoritas Warga Terdampak Banjir Mengeluh Gatal

Banjir di Prembun Kecamatan Tambak -Foto tangkapan layar -

PURWOKERTO - Dinkes Banyumas merespon keluhan gatal-gatal dari warga terdampak banjir di Tambak dengan mendistribusikan bantuan salep 2-4 pada Sabtu (15/10).

Sekretaris Dinkes Banyumas, Slamet Setiadi SKep Ns MM mengatakan hampir semua warga yang terdampak banjir di Desa Gumelar Kidul, Gebangsari dan  Plangkapan baik yang mengungsi maupun tidak mengeluhkan gatal-gatal.

"Warga yang sempat mengungsi ada di Desa Gebangsari sebanyak 15 kepala keluarga (KK)," katanya Minggu (16/10).

BACA JUGA: 13 KK di Gerumbul Nusapule Desa Nusadadi Sumpiuh Tergenang Banjir

Slamet menjelaskan dengan keluhan gatal-gatal yang mayoritas dialami oleh warga terdampak banjir, pihaknya dibantu Puskesmas Tambak I saat kunjungan Bupati Banyumas pada Sabtu (15/10) mendistribusikan bantuan salep 2-4 untuk kulit dan Betametason.

BACA JUGA:Di Banyumas, Dalam Dua Hari Tercatat 80 Titik Longsor dan 10 Banjir Luapan, Ini Data Lengkap Desa Kena Bencana

"Banyaknya bantuan salep 2-4 sebanyak 35 pot dan Betametason 50 tube," terangnya.

Adapun posko kesehatan di Desa Gumelar Kidul, Gebangsari dan  Plangkapan sampai Minggu (16/10) masih terus melayani warga terdampak banjir dengan pengobatan mobile.

BACA JUGA:Banjir dengan Ketinggian 30 Cm Rendam Jalan Utama Notog - Cilongok di Grumbul Ronten

"Semua posko dikoordinasikan oleh Puskesmas Tambak I," pungkas Slamet. (yda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: