Ratno Purwanto, Kembangkan Hidroponik Melon di Desa Kedawung Kroya, Dinas Selalu Sempatkan Kunjungi Greenhouse

Ratno Purwanto, Kembangkan Hidroponik Melon di Desa Kedawung Kroya, Dinas Selalu Sempatkan Kunjungi Greenhouse

RAWAT : Ratno rutin mengecek tanaman melon di greenhouse miliknya.-Foto Rayka Diah / Radar Banyumas -

Ratno Purwanto seorang abdi negara yang terbilang 'kreatif'.  Salah satunya dengan terjun dalam bidang pertanian. Sudah satu tahun Ratno mengembangan pertanian hidroponik di desanya, Desa Kedawung Kecamatan Kroya.

RAYKA DIAH - CILACAP

Berada di lahan 600 meter persegi, greenhouse melon hidroponik milik Ratno dikembangkan. Meski sudah empat kali panen, Ratno belum juga mempekerjakan orang untuk merawat pertaniannya itu.

BACA JUGA:Sampah Plastik Sampai 30 Ton Per Hari di Perkotaan Purwokerto

Saat ditemui, Ratno terlihat sedang asyik merawat tanaman melon hidroponiknya yang baru ditanam itu. "Jadi kalau sudah selesai dinas, saya datang ke greenhouse untuk nengok melonnya," kata dia. 

Menurutnya, budidaya melon hidroponik di Kabupaten Cilacap masih jarang dijumpai. Untuk itu, dia menciptakan peluang ke depan melalui buah hidroponik.

BACA JUGA:Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Pagubugan, Binangun Cilacap Dipotong-Potong, Langsung Dimasak

"Ini juga mendorong petani-petani milenial yang masih muda untuk bertani tanpa mencangkul. Selain itu, dapat menciptakan buah yang aman dikonsumsi manusia," ujar Ratno.

Dikatakan Ratno, kelebihan buah melon hidroponik ini, tidak mengenal musim. Baik musim hujan maupun musim kemarau bisa tetap ditanam. Untuk jenis yang ditanam ialah melon premium lokal.

BACA JUGA:Soal Dugaan Kasus Asusila Kades Cilongok, Tim Asal Pemkab Akan Diturunkan Minggu Ini

"Musim hujan atau musim kemarau kita lanjut bertanam. Kalau konvensional banyak penyebab gagal panen. Jadi kita full tanam, panen, seminggu kemudian bisa tanam lagi," katanya.

Bahkan, agar masyarakat sekitar dapat merasakan dan dapat belajar tentang melon hidroponik ini, Ratno membuka greenhouse miliknya secara gratis untuk masyarakat berwisata. 

BACA JUGA:Ngeri, di Jatisaba Cilongok, Tanah Amblas 2 Meter, Satu Rumah Roboh dan Akses Jalan Putus

"Saya buka juga untuk umum. Mereka dapat memetik dan membeli buah buah sendiri di kebun. Jadi mereka mendapat sensasi baru. Apalagi hidroponik melon ini baru ada di Kroya," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: