KPU Umumkan 11 Nama Panelis Debat Cawapres 22 Desember 2023, Isu-isu Ekonomi Akan Didebatkan

KPU Umumkan 11 Nama Panelis Debat Cawapres 22 Desember 2023, Isu-isu Ekonomi Akan Didebatkan

KPU Umumkan 11 Nama Panelis Debat Cawapres 22 Desember 2023, Isu-isu Ekonomi akan Didebatkan!-Instagram @kpu_ri-

7. Poppy Ismalina - Associate Professor di Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

8. Retno Agustina Ekaputri - Rektor Universitas Bengkulu 2021-2025

9. Suharnomo - Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

10. Tauhid Ahmad - Direktur Eksekutif INDEF dan Dosen FEB Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

11. Yosa Rizal Damuri - Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies/CSIS

BACA JUGA:Paseduluran Tani Lereng Slamet Banyumas Siap Dukung Gus Muhaimin, Sebagai Capres Pemilu 2024

BACA JUGA:Gibran : Dibanding Capres Lain, Saya Paling Dekat Sama Pak Ganjar

Penetapan para panelis ini merupakan langkah penting dalam memastikan pluralitas pandangan dan keahlian yang akan dipersembahkan dalam debat Capres-Cawapres tahap kedua. Diharapkan kehadiran mereka dapat melahirkan diskusi yang mendalam serta solusi yang lebih terarah terkait tantangan ekonomi yang tengah dihadapi Indonesia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Hasyim Asy'ari, mengumumkan bahwa 11 panelis yang akan terlibat dalam debat Capres-Cawapres tahap kedua pada tanggal 22 Desember 2023, akan menjalani proses karantina selama tiga hari guna merumuskan pertanyaan yang akan diajukan kepada pasangan calon.

"Seperti pada debat sebelumnya tanggal 12 lalu, para panelis kami hadirkan pada rentang waktu dari tanggal 10 hingga 13. Hal yang sama akan kami lakukan dalam persiapan debat tanggal 22, dimulai dari tanggal 20 Desember 2023," ungkap Hasyim Asy'ari kepada media di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 18 Desember 2023.

Hasyim menekankan bahwa proses karantina para panelis ini menjadi bagian penting dalam memastikan penyusunan pertanyaan debat yang terarah dan bermutu. Proses ini bertujuan untuk memfasilitasi panelis dalam mendalami isu-isu ekonomi serta memberikan sumbangan yang signifikan dalam jalannya debat.

BACA JUGA:Komunitas Merpati Lapak Bebas Purwokerto Dukung Gus Muhaimin Iskandar Sebagai Capres Pemilu 2024

BACA JUGA:Didukung Capres Dari PAN, Ganjar; Biar Antarpartai Komunikasi, Ketum yang Memutuskan

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan bahwa format debat kedua Capres-Cawapres tidak akan mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan tahap pertama. "Formatnya tetap sama persis, tidak mengalami perubahan berarti. Sejalan dengan format yang telah digunakan pada debat presiden tahap pertama," tegas Hasyim Asy'ari.

Sementara itu, jumlah undangan yang disediakan untuk setiap tim pasangan calon tetap dipertahankan. "Jumlah undangan tetap sama, yaitu 75 orang untuk setiap tim pasangan calon. Selain itu, ada juga undangan yang dikirimkan langsung oleh KPU," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: