Banner Honda

SMAN 2 Cilacap Siapkan Program Research hingga Sekolah Kedinasan

SMAN 2 Cilacap Siapkan Program Research hingga Sekolah Kedinasan

Bangunan SMAN 2 Cilacap.-SMAN 2 Cilacap Untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - SMA Negeri 2 Cilacap terus mengembangkan layanan pendidikan dengan menghadirkan kelas dan program khusus sebagai ciri khas sekolah.

Saat ini dua program yang telah berjalan yakni Kelas Khusus Olahraga dan Kelas Research, sementara ke depan sekolah juga menyiapkan konsentrasi sekolah kedinasan serta program SMA MANTAP.

Kepala SMAN 2 Cilacap, Joko Budi Santosa SPd MPd mengatakan, program khusus tersebut dikembangkan untuk memberikan pelayanan sesuai potensi dan minat siswa.

“Untuk memberikan satu pelayanan itu akan lebih baik manakala ada satu warna, ada semacam spesialisasi. Karena itu, SMAN 2 Cilacap mengambil warna atau ciri khusus melalui beberapa program,” ujar Joko Budi Santosa.

Ia menjelaskan, Kelas Khusus Olahraga diarahkan untuk mendukung siswa agar mampu meraih prestasi di bidang olahraga.

BACA JUGA:24 SMA se-Cilacap Adu Prestasi di POR MKKS SMA Cup V 2026

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk berkarier di bidang olahraga maupun menjadi nilai tambah saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sementara Kelas Research difokuskan untuk siswa yang memiliki minat dan konsentrasi di bidang penelitian.

Siswa didorong mengikuti berbagai lomba karya ilmiah, seperti Karya Ilmiah Remaja dan Peneliti Muda.

“Dari penelitian ini diharapkan mereka berprestasi, dan prestasi itu menjadi satu nilai lebih pada waktu mereka mau melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” jelasnya.

Ke depan, SMAN 2 Cilacap juga menyiapkan program khusus bagi siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi kedinasan.

Selain itu, sekolah akan mengembangkan SMA MANTAP yang berorientasi pada penguatan life skill bagi lulusan yang memilih langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan SMA.

“Kita siapkan life skill-nya, sehingga mereka nanti lulus SMA tidak kalah dengan anak-anak SMK dan bisa mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: