Pembangunan SNT Purbalingga Masuk Tahap Uji Tanah, Sondir Capai 8,4 Meter
Proses uji kelayakan tanah atau sondir di lahan yang disiapkan untuk pembangunan SNT Kabupaten Purbalingga, Kelurahan Bojong, Minggu (27/9/2026).-Dok. Dindikbud Purbalingga-
PURBALINGGA – Persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Kabupaten Purbalingga memasuki tahap uji kelayakan tanah atau sondir (soil test). Pengujian dilakukan di lahan SNT di Kelurahan Bojong, Minggu (27/9/2026).
Kasi Kelembagaan dan Sarpras SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga Tutik Wahyuni Suharti mengatakan pengujian dilakukan untuk mengetahui kedalaman tanah keras sebagai dasar menentukan jenis pondasi bangunan.
“Hasil dari soil test kemarin di Purbalingga itu ada dua titik sondir, yang pertama 8,4 meter, yang kedua 4,2 meter. Jadi masih di bawah 10 meter,” kata Tutik, Senin (28/9/2026).
Pengujian dilakukan oleh tim dari pemerintah pusat dengan didampingi instansi terkait dari Pemkab Purbalingga. Lahan yang diuji memiliki luas 20,137 hektare dan berada di sebelah barat Taman Bojong.
BACA JUGA:Belanja Modal Purbalingga Naik 10,05 Persen, DPRD Desak Percepatan Lahan SNT dan Proyek Jalan
Tutik mengatakan lahan tersebut telah dihibahkan Pemkab Purbalingga kepada pemerintah pusat. Setelah tahap sondir, pembangunan akan memasuki tahap perencanaan sebelum dilanjutkan pembangunan fisik oleh pemerintah pusat.
SNT nantinya mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kompleks. Siswa yang diterima akan melalui proses seleksi dan tes.
“Kompleksnya itu nanti dalam 20 hektar itu ada kolam renang, ada lapangan bola, ada laboratorium bahasa, laboratorium IPA, semuanya standar internasional,” ujarnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
