15 Ribu Hewan di Cilacap Berpotensi Bawa Rabies, 800 Ditarget Vaksin
Petugas kesehatan memberikan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik masyarakat di Kabupaten Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 15.214 hewan di Kabupaten Cilacap tercatat berpotensi membawa rabies.
Untuk mencegah penyakit tersebut, Dinas Pertanian Cilacap menyiapkan 800 dosis vaksin rabies gratis.
Vaksinasi digelar di halaman Kantor Dinas Pertanian Cilacap, Senin (28/9/2026) dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.
Kepala Dinas Pertanian Cilacap Sigit Widayanto mengatakan, hewan yang berpotensi membawa rabies itu terdiri dari 4.422 anjing, 10.635 kucing, dan 157 kera atau monyet.
Meski begitu, sampai saat ini belum ditemukan kasus rabies di Cilacap.
"Untuk rabies di Kabupaten Cilacap sampai hari ini alhamdulillah zero. Cilacap maupun Jawa Tengah sudah dinyatakan bebas dari rabies," kata Sigit.
Menurutnya, vaksinasi tetap dilakukan untuk mencegah rabies masuk ke Cilacap. Salah satunya karena banyak hewan yang keluar masuk dari daerah lain.
"Peredaran hewan itu masif sehingga dikhawatirkan masih ada pembawa penyakit rabies," ujarnya.
Sebanyak 800 hewan ditarget mendapat vaksin dalam kegiatan tersebut. Hewan yang divaksin tidak hanya anjing, tetapi juga kucing, musang hingga monyet.
Jika vaksin belum habis pada Senin, vaksinasi akan dilanjutkan di Puskeswan Jeruklegi sampai seluruh dosis habis.
Sigit mengatakan, kegiatan ini juga untuk mendukung target Jawa Bebas Rabies 2029 dan Indonesia Bebas Rabies 2030.
Selain vaksin rabies, warga juga bisa memeriksakan kesehatan hewan peliharaannya. Ada layanan pengobatan dan pemeriksaan USG untuk mengetahui kebuntingan maupun kondisi organ dalam hewan.
Salah seorang pemilik kucing, Juta Bahniati, ikut membawa hewan peliharaannya. Namun, kucing miliknya belum bisa divaksin karena suhu tubuhnya sedang tinggi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
