Kisah Penderita Thalasemia di Purwokerto, M Alif Nur Wibowo, Jalani Transfusi 2 Kantong Darah 3 Minggu Sekali

Kisah Penderita Thalasemia di Purwokerto, M Alif Nur Wibowo, Jalani Transfusi 2 Kantong Darah 3 Minggu Sekali

TETAP SEMANGAT : Mengidap Thalasemia tak mematahkan semangat hidup Alif hingga bekerja dan berkeluarga dengan istri dan putri yang normal.-Foto Alif untuk Radarmas -

Thalasemia, itulah nama penyakit yang diidap M Alif Nur Wibowo sejak umur dua tahun. Dibalik ancaman Thalasemia, Alif bisa bekerja secara normal layaknya orang sehat pada umumnya. Menjalani transfusi dua kantong darah tiga minggu sekali, warga Kelurahan Sokanegara, Purwokerto ini nyatanya memiliki istri dan satu putri berusia 1,8 tahun yang normal.

YUDHA IMAN PRIMADI, Purwokerto

Ditemui Radarmas pada Sabtu (22/10), Alif (26), begitu sabar dan tabah dengan Thalasemianya.

BACA JUGA:Ratusan Warga Berhamburan, 377 Ribu Jiwa Terancam Jadi Korban Tsunami, Sepanjang Garis Pantai Cilacap

Sebagai seorang tenaga pendidik, dirinya juatru merasa senang bisa berbagi suka duka bagaimana hidup berdampingan dengan Thalasemia sejak usia dua tahun.

"Alhamdulillah pelayanan bagi pasien Thalasemia di Banyumas mudah dan cepat. Mulai obat sampai darah terjamin," kata Alif yang memiliki golongan darah O.

BACA JUGA:Alasan Pedagang Ciu di Sumpiuh ini Bikin Tepok Jidat

Diungkapkan Alif, sampai saat ini dia tidak tahu darimana Thalasemia bisa dibawanya. Apakah dari bapak atau ibunya. Sementara istri, anak dan adik kandungnya, dari hasil skrining ring I, yang keluar normal.

"Hasilnya semua normal. Hanya untuk anak tetap wajib ditunjang dengan gizi yang baik," ungkap Wakil Ketua Perhimpunan Penderita Thalasemia Indonesia (PPTI) Cabang Banyumas.

BACA JUGA:Muncul Kabar Klaster Covid-19 di Sekolah, Dinkes Purbalingga Membantah, Ini Peristiwa Sebenarnya

Sempat diragukan untuk dapat hidup berkeluarga normal juga dipersulit orang tua dari bekas pacarnya dalam merajut hubungan, Alif membuktikan bahwa dia mampu menghidupi istrinya. 

Istri yang tulus menerimanya apa adanya dengan segala kekurangan. Pesannya, jangan pernah putus asa dan berpikir yang tidak-tidak karena Thalasemia.

"Berpikir ke depan. Kejar impian kita," pesannya.

BACA JUGA:Kapolsek Sumpiuh ke Pedagang Miras: Tolong Berhenti, Pedagang: Cari Kerja Susah Pak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: