Melihat Budidaya Maggot Black Soldier Fly Greenprosa Banjaranyar

Melihat Budidaya Maggot Black Soldier Fly Greenprosa Banjaranyar

BUDIDAYA : Proses pengeringan maggot di Greenprosa Banjaranyar dengan alat bakar khusus, Jumat (4/8).-YUDHA IMAN PRIMADI/RADAR BANYUMAS-

Dari Belatung Bisa Meraup Untung

Berbicara sampah organik, pandangan mengenai bau busuk dan menjijikan akan terlintas di pikiran kebanyakan orang. Namun di tangan Aulia Tegar Wijaya dan tim Greenprosa Adikara Nusa Desa di Banjaranyar Sokaraja, sampah organik dimanfaatkan sebagai pangan budidaya maggot. Dari sampah organik 50 ton, bisa menghasilkan larva maggot sebanyak 2 ton.

 

YUDHA IMAN PRIMADI - Banyumas

 

BERGERAK di bidang lingkungan atau pengolahan sampah, Greenprosa mengolah sampah menggunakan metode bio konversi dengan larva BSF atau maggot.

Aulia Tegar Wijaya sebagai manager mengatakan, dirinya dan tim memulai budidaya maggot sejak tahun 2018. Di awal, tidak terbayang sama sekali olehnya Greenprosa dapat sampai ke titik seperti pada saat ini.

"Tidak ada bayangan sama sekali untuk usaha di bidang larva ini. Hanya dulu ada momentum karena di Banyumas, pemerintahnya sangat memperhatikan masalah sampah. Sampah itu dijadikan salah satu prioritas penanganan," katanya.

BACA JUGA:Risma Anjani 'Janny', Penjual Sriping Cantik Viral di Purwokerto, Jadi Tulang Punggung Keluarga Sejak Remaja

BACA JUGA:Pangkas Rambut Hingga Puluhan Siswa Sehari, Hingga Berbagi Trik Agar Anak Nurut Dicukur

Memulai budidaya maggot dengan kakaknya, pada zaman itu keduanya membantu Desa Banjarnyar membuat tempat pengolahan sampah secara sederhana karena ada himbauan dari pemerintah daerah agar masing-masing desa membuat tempat pengolahan sampah.

"Akhirnya saya bersama kakak dan beberapa teman-teman berkolaborasi dengan pemerintah desa setempat membuat tempat pengolahan sampah," terang Aulia.

Singkat cerita saat pengolahan sampah sudah jalan, muncul masalah yaitu pada cara pengolahan sampah organiknya. Berbeda dengan sampah anorganik yang masih mempunyai nilai ekonomis bisa dijual atau paling mentok dibakar.

Mencari info kesana kemari, Aulia menemukan jawabannya yaitu maggot. Masih di tahap awal, budidaya maggot pada saat itu hanya bertujuan untuk mengolah sampah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: