Pengamen Badut dan Pengemis Masih Marak, Kasatpol PP : Perlu Kerjasama Semua Pihak

Pengamen Badut dan Pengemis Masih Marak, Kasatpol PP : Perlu Kerjasama Semua Pihak

Pengamen dengan kostum badut di Simpang Tanjung Purwokerto, Kamis (6/10/2022). -AHMAD ERWIN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sejumlah persimpangan atau pemberhentian lampu merah di dalam Kota PURWOKERTO masih marak terlihat pengamen badut dan pengemis

Dari pantauan Radarbanyumas, pada sore hari Kamis (6/10) kemarin, pengamen dan pengemis itu terlihat Simpang Tanjung, Simpang Karangpucung dan Simpang Karangbawang. 

Tidak hanya itu mereka biasanya juga terlihat di SPBU, dan pusat-pusat keramaian seperti di GOR Satria. 

BACA JUGA:Ini Upaya Dinhub Purbalingga Soal Lalin Tugu Knalpot

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyumas, Setia Rahendra mengatakan, jika untuk penanganan PGOT membutuhkan kerjasama semua pihak. 

"Penanganan PGOT memang perlu kerja sama dengan semua pihak termasuk masyarakat," katanya, Jumat (7/10). 

Setia juga menambahkan, untuk patroli terkait penyakit masyarakat itu juga dilakukan rutin tiap hari. 

BACA JUGA:Diduga Lakukan Pelecehan di Trans Banyumas, Seorang Pemuda Diturunkan Paksa

"Satpol PP masih terus mengadakan patroli secara rutin setiap hari. Dan diatur dlm 3 shift masing-masing pagi, siang dan malam," terangnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: