Hingga Juni 2026. Terjadi 50 Kasus Kebakaran di Cilacap
Penanganan kebakaran lahan oleh Damkar Cilacap.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hingga akhir Juni 2026, Damkar Kabupaten Cilacap mencatat terjadi 50 kasus kebakaran.
Dari jumlah tersebut, 27 kasus atau lebih dari separuh dipicu korsleting listrik, menjadikannya penyebab kebakaran terbanyak selama periode tersebut.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan selain korsleting listrik, kebakaran juga dipicu faktor kelalaian (human error) sebanyak 18 kasus dan penggunaan tungku atau gas LPG sebanyak lima kasus.
"Penyebab kebakaran masih didominasi oleh human error, " tegasnya, Jumat (3/7/2026).
Sebagian besar kebakaran terjadi di kawasan permukiman dengan 32 kejadian, sedangkan 16 kejadian terjadi di lingkungan usaha dan dua kejadian lainnya di lokasi lain.
BACA JUGA:Hingga Mei, Terjadi 36 Kebakaran di Cilacap dengan Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka-luka, tidak ada korban meninggal dunia, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar.
"Sebanyak 47 bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan, kerugian capai Rp 2 miliar," lanjut Gatot.
Gatot mengimbau, masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala.
Kemudian tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan, serta memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi aman setelah digunakan.
"Intinya masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengecek instalasi kelistrikan," pungkasnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
