Banner v.2

Musim Bertelur, 23 Sarang Penyu Berhasil Diselamatkan di Cilacap

Musim Bertelur, 23 Sarang Penyu Berhasil Diselamatkan di Cilacap

Ilustrasi pelepasan tukik yang telah menetas di area Pantai Sodong Adipala.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 23 sarang penyu berhasil diselamatkan Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, selama musim bertelur di pesisir selatan Kabupaten Cilacap.

Sarang tersebut dipindahkan ke tempat penetasan semi-alami, agar telur lebih aman dari predator maupun perburuan.

Ketua Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan mengatakan, hingga akhir Juni 2026 pihaknya menemukan 25 lokasi pendaratan penyu.

Namun, satu sarang sudah menetas secara alami dan satu sarang lainnya rusak sehingga hanya 23 sarang yang berhasil diamankan.

"Dari 25 lokasi pendaratan penyu yang kami temukan, satu sarang sudah menetas secara alami dan satu lagi rusak. Jadi total ada 23 sarang yang kami amankan," kata Jumawan, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar penyu yang mendarat merupakan penyu lekang.

BACA JUGA:Dua Penyu Lekang Mati Ditemukan Terdampar di Pantai Cilacap

Selama musim bertelur yang berlangsung sekitar April hingga Agustus.

"Kami rutin melakukan patroli malam untuk mencari dan mengamankan sarang penyu," lanjutnya. 

Telur yang ditemukan kemudian dipindahkan ke lokasi penetasan semi-alami di Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala. 

"Ini agar peluang telur menetas lebih tinggi," tandasnya. 

Dari sarang yang sudah lebih dulu diamankan, sekitar 200 tukik berhasil menetas dan rencananya akan dilepasliarkan ke laut pada akhir pekan ini.

"Untuk sarang lainnya masih dalam proses penetasan dan diperkirakan menetas secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: