Banner v.2

Penertiban PKL di Alun-Alun Kebumen Kembali Ricuh

Penertiban PKL di Alun-Alun Kebumen Kembali Ricuh

Petugas terlibat kericuhan dengan PKL jasa mainan di Alun-alun Pancasila Kebumen saat melakukan Penertiban Jumat. (20/6).--

KEBUMEN - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan jasa mainan di kawasan Alun-alun Pancasila Kebumen pada Jumat malam (20/6) kembali diwarnai kericuhan. Sejumlah PKL nekat masuk ke area dan menggelar lapak meski sebelumnya telah dilarang oleh petugas.

Keributan berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga malam pukul 20.00 WIB. Adu mulut bahkan nyaris memicu bentrok fisik antara petugas dan pedagang. Aroma menyengat dari minuman juga tercium di sekitar lokasi.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo, para pedagang sudah berulang kali mendapat peringatan, bahkan telah diberikan surat teguran resmi. Namun sebagian dari mereka ada yang tak patuh dan malah sengaja masuk meski sudah ada petugas Satpol PP berjaga.

“Sorenya sudah tertibkan namun ada pengusaha mainan dengan sengaja masuk menunggu petugas istirahat solat magrib, padahal sudah dingatkan, namun pengusaha mainan itu sengaja memancing petugas dengan terpengaruh alkohol mengajak debat, mereka juga sengaja menggelar lapak mainannya, dan saat kita ambil tindakan untuk ditertibkan sempat bersitegang,“ kata Juni via sambungan telefon, Minggu (22/6).

Juni menjelaskan, pada pedagang dan pengusaha mainan ini sudah sering kali diingatkan, namun mereka tidak mengindahkan aturan dan petugas sudah berjaga.

“Bahkan mereka mengajak PKL lain untuk tetap mempertahankan daganganya untuk tidak ditindak,” ujarnya.

Operasi penetiban PKL di Alun-alun Pancasila Kebumen hampir dilakukan setiap harinya. Sejumlah personil terus disiagakan untuk pengamanan alun-alun Kebumen.

“Setiap hari kita siagakan personil, namun kalau hari ramai seperti akhir pekan kita menambah personil dan meminta bantuan dari pihak kepolisian dan TNI untuk pengaman,” jelasnya.

Dalam pendiriannya, PKL meminta tempat untuk mengganti lapak berjualan. Merkea beralasan sejak lama mencari nafkah di sekitar alun-alun kebumen.

“Ya kita mau cari nafkah disini, ya tolong carikan tempat buat kami,” kata salah satu PKL saat berdebat dengan petugas.

Juni menegaskan, penertiban yang dilakukan Satpol PP Kebumen semata menindak lanjuti Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ada. Sementara terkait penyiapan fasilitas dan penataan PKL ada para ranah Disperindag

“Kami hanya menegakan Perda, mereka melanggar Perda nomor 2 tahun 2018, dan Perda no 4 tahun 2020, soal penataan dan penyediaan tempat bukan ranah kami,” katanya.

Juni juga menghimbau kepada masyarakat, demi ketertiban dan kenyamanan dalam berkunjung di Alun-alun Pancasila Kebumen, pihaknya meminta masyarakat berbelanja di tempat yang sudah disediakan.

“Untuk membantu ketertiban, dan menjadikan suasana nyaman, kami harap masyarakat ikut peran serta dengan cara belanja di tempat yang sudah ditentukan seperti Kapal Mendoan,” tegasnya. (fur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: