Dewan Kesenian: Pemimpin Purbalingga ke Depan Diminta Lebih Peduli Seni dan Budaya

Dewan Kesenian: Pemimpin Purbalingga ke Depan Diminta Lebih Peduli Seni dan Budaya

Trisnanto Budidoyo, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Purbalingga.-DOK TRISNANTO UNTUK RADARMAS-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Seniman di Kabupaten PURBALINGGA berharap pemimpin Kabupaten PURBALINGGA ke depan bisa lebih peduli lagi terhadap seni dan budaya.

Sebab, selama ini perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga terhadap kesenian, dari hal penganggaran masih kurang maksimal.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesenian kabupaten Purbalingga Trisnanto Budidoyo, belum lama ini.

"Jika kita melihat daerah tetangga, dana untuk dewan kesenian sudah mencapai ratusan juta rupiah. Namun, di Purbalingga masih belum maksimal. Tahun ini, saja kami hanya mendapatkan Rp 10 juta setahun," katanya kepada Radarmas.

BACA JUGA:Pilkada Purbalingga, Sejumlah Nama Mulai Muncul, Pengamat Sebut Koalisi Akan Menjadi Kunci

BACA JUGA:Siap-Siap, Pilkada Purbalingga Digelar November 2024, Tahapan Dimulai Pertengahan April

Sejumlah dana tersebut, menurutnya sangat minim untuk membangun kesenian di Kabupaten Purbalingga, agar lebih baik lagi.

Hal itu menjadikan dewan kesenian kabupaten Purbalingga masih belum terlihat kegiatannya selama ini.

Menurutnya untuk melestarikan seni dan budaya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tak bisa hanya tergantung kepada pelaku seni dan budaya saja.

Dia mengakui ada dana lain di luar yang diberikan kepada dewan kesenian, untuk seni dan budaya. Seperti lewat dana aspirasi DPRD dan dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

BACA JUGA:PPK Pemilu Berpotensi Dilanjut di Pilkada

BACA JUGA:Hasil Penghitungan Pilpres Tak Pengaruhi Penentuan Koalisi Pelaksanaan Pilkada di Cilacap

"Perhatian Pemkab saat ini sudah ada. Namun, ke depan harus lebih maksimal lagi. Sehingga, seni budaya di Kabupaten Purbalingga bisa lebih baik lagi," lanjutnya.

Namun, hal itu menurutnya masih belum cukup. Sebab, seni dan budaya di Kabupaten Purbalingga banyak yang membutuhkan dana yang tidak sesaat. Namun, yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: