Sejarah Pulau Nusakambangan yang dikenal sebagai Lokasi Eksekusi Hukuman Mati di Indonesia

Sejarah Pulau Nusakambangan yang dikenal sebagai Lokasi Eksekusi Hukuman Mati di Indonesia

Nusakambangan--

 

Serta terdapat semacam prasasti peninggalan zaman VOC yang terletak tepatnya di sebuah gua yang terdapat di areal Hutan Bakau tepatnya di barat Pulau Nusakambangan.

Yang menarik adalah diceritakan bahwa pada zaman dahulu penerus dinasti Kesultanan Mataram sering melakukan ritual di Pulau Nusakambangan dan dijadikannya sebagai 'hutan ritual'

Pemerintah kolonial membangun penjara di Pulau Nusakambangan untuk para penjahat serta dinyatakan sebagai pulau terlarang pada tahun 1905 oleh Belanda.

Nusakambangan yang masuk dalam daftar pulau terluar Indonesia, sudah terkenal karena menjadi lokasi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) dengan keamanan tingkat tinggi Indonesia.

 

BACA JUGA:Kadus Tipar Kidul, Banyumas, Usul Tanah Milik Warganya yang Terdampak Longsor TPA Ajibarang Dibeli Pemkab

 

Lapas paling mengerikan di Indonesia ini sudah terkenal hingga keluar neger dan tak jarang disebut sebagai Alcatraz-nya Indonesia. 

Ular kobra bahkan menyebar di sekitar hutan beberapa tahun yang lalu untuk mencegah narapidana atau tahanan yang mencoba melarikan diri.

Karena tempatnya yang strategis mungkin menjadi salah satu faktor Nusakambangan cocok untuk dijadikan sebagai Lapas.

Pada awalnya terdapat sembilan Lapas di Nusakambangan khusus untuk narapidana dan tahanan politik, namun kini hanya empat yang masih beroperasi.

 

BACA JUGA:Seleksi Pimpinan 8 OPD di Cilacap Ditarget Selesai Oktober, PJ Bupati : Tidak Ada Budaya Titipan Serta Nyogok

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: