Seleksi Pimpinan 8 OPD di Cilacap Ditarget Selesai Oktober, PJ Bupati : Tidak Ada Budaya Titipan Serta Nyogok

Seleksi Pimpinan 8 OPD di Cilacap Ditarget Selesai Oktober, PJ Bupati : Tidak Ada Budaya Titipan Serta Nyogok

Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar saat ditemui disela-sela kegiatanya, Rabu (13/9/2023).-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Seleksi terbuka terhadap 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten CILACAP ditarget selesai bulan Oktober 2023. Sehingga setelah anggaran Perubahan tahun 2023 ditetapkan, delapan orang terpilih bisa segera dilantik dan menjalankan tugas.

Seleksi untuk jabatan eselon 2  di Kabupaten Cilacap, dilaksanakan dengan mekanisme open biding atau seleksi terbuka. Sehingga seluruh Aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat bisa mendaftar.

"Belum ada pemetaan menggunakan talent pool. Tapi para pejabat eselon III yang kita undang sudah kita saring, siapa yang kompeten dan memenuhi syarat," kata Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar, Rabu (13/9/2023).

Bahkan, ASN dari luar daerah bisa mendaftar dengan rekomendasi atau ijin dari atasan.

BACA JUGA:Kabar Baik, Insentif Ketua RT dan Ketua RW di Cilacap Bakal Dibagikan Mulai Oktober

BACA JUGA:Ini Tanggapan Ketua RT di Cilacap Soal Insentif Bagi Ketua RT dan Ketua RW

Untuk proses seleksi, melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) yang telah disetujui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Jadi dapat dipastikan, proses seleksi JPTP saat ini bersih dari budaya sogok-menyogok dan tidak ada jual beli jabatan. Pansel terdiri dari orang- orang yang kompeten serta diketuai oleh Sekda Cilacap," lanjut Yunita.

Semestinya ada 11 JPTP kosong di lingkungan Pemkab Cilacap. Namun 3 diantaranya akan dilakukan penggabungan, serta ada juga yang dipecah agar lebih efektif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"SOTK sudah ada. Nanti Disperkimta akan dilebur dengan PUPR. Kemudian Dinas KB akan digabung dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Sedangkan BPPKAD akan dipecah menjadi Pengelola Aset dan Badan Pendapatan Daerah," pungkas Yunita. (jul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: