Dies Natalis Pertama, Politeknik Madyathika Purbalingga Terus Kembangkan Inovasi Pendidikan

Dies Natalis Pertama, Politeknik Madyathika Purbalingga Terus Kembangkan Inovasi Pendidikan

Sambutan : Direktur Politeknik Madyathika Purbalingga, Taufik memberikan penyemangat dalam sambutan Dies Natalis Pertama, Selasa 23 Juli 2024.-Amarullah Nurcahyo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Kampus Politeknik Madyathika Purbalingga menggelar peringatan Dies Natalis Pertama, Selasa 23 Juli 2024 di aula setempat. Politeknik itu semakin mengembangkan inovasi pendidikan dan membangun ekosistem kemitraan pendidikan vokasi. 

Pada hari itu, berbagai stakeholder terkait dunia pendidikan dan usaha, mengikuti acara dengan gayeng. Direktur Politeknik Madyathika Purbalingga Taufik Dwi Laksono mengungkapkan, berbagai elemen kemitraan akan diajak untuk berkolaborasi menciptakan SDM yang siap bersaing di dunia usaha. 

"Semua upaya itu dilakukan agar bisa men-triger mahasiswa dan Alumni kita nantinya. Agar bisa mempunyai soft skill dan hard skill dan bisa siap bekerja di dunia kerja atau dunia industri," ujarnya  

Lebih lanjut dikatakan, kampus di Purbalingga itu akan membuka tiga prodi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Para alumni nantinya diharapkan memiliki bekal yang cukup pasca menjalani masa studi. 

BACA JUGA:Resmi Operasional, Politeknik Madyathika Ditantang Wakil Bupati Kurangi Angka Kemiskinan Ekstrim

BACA JUGA:Pendidikan Karakter Pancasila Penting Diajarkan di Seluruh Jenjang Pendidikan di Purbalingga

"Ada tiga prodi yang akan dibuka, sarjana terapan manajemen kontruksi, sarjana terapan bisnis dan manajemen retail, dan diploma tiga administrasi perkantoran," rinci Taufik.

Kampus yang dia pimpin berupaya menyiapkan alumni yang siap bersaing baik secara nasional maupun global. Untuk menarik mahasiswa baru, skema beasiswa penuh akan diberikan kepada calon mahasiswa dengan syarat tertentu. 

"Kami menawarkan beasiswa penuh untuk mahasiswa dari lulusan terbaru dengan jumlah terbatas, gratis biaya sampai lulus dengan syarat dia mendapatkan rekomendasi dari sekolah sebelumnya, dan tidak boleh mengundurkan diri," katanya. 

Pihaknya meyakini, dengan munculnya satu perguruan tinggi baru di Purbalingga akan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah itu. Namun, menurutnya perlu kerja keras dari seluruh stakeholder agar yang diharapkan bisa terwujud. (amr/ads)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: