Banner v.2

Jembatan Bojanegara - Gemuruh Butuh Pelebaran

Jembatan Bojanegara - Gemuruh Butuh Pelebaran

SEMPIT: Kendaraan roda dua melewati jembatan Bojanegara-Gemuruh yang mulai rusak. (AMARULLAH/RADARMAS) PURBALINGGA- Jembatan di ruas Jalan Bojanegara-Gemuruh (Padamara), sejak akhir tahun 2021 lalu sampai sekarang, kondisinya semakin memprihatinkan. Rusak karena ambles, membuat jalan hanya bisa aman dilalui kendaraan roda dua. Warga dan pengguna jalan kerap mempertanyakan dan mengeluhkan kondisi jembatan. “Lebar jembatan yang tak sampai 3 meter, tersisa lagi karena ada sisi yang ambles. Kondisi itu membahayakan pengguna kendaraan. Jalan menuju jembatan juga menjadi sempit,” kata Endra, pengguna motor asal Gemuruh. Yanto, warga Dawuhan, Padamara yang juga setiap hari memanfaatkan ruas jalan itu mengatakan kondisi jembatan sudah tua. “Saya akhirnya muter lagi kalau pakai mobil. Tidak berani spekulasi masuk jembatan itu,” ungkapnya. Pantauan Radarmas, di dekat jembatan ada jaringan air PDAM, lalu lebar jalan sebelum jembatan kurang lebih 3 meter dan lebar jembatan tak sampai 3 meter. Kondisi terakhir saat aktifitas ramai, laju kendaraan menjadi tersendat. Kepala DPU PR Purbalingga, Cahyo Rudiyanto melalui Sekretaris DPU PR, Mohamad Helmi Setijadi menjelaskan,, kerusakan mulai akhir tahun 2021 lalu. Karena kondisi anggaran sudah ditetapkan, maka masih bisa berharap diperbaiki melalui anggaran Perubahan APBD 2022. https://radarbanyumas.co.id/61-rumah-terendam-luapan-sungai-jompo-purbalingga-waspadai-luapan-susulan/ “Pernah diusulkan akan dilebarkan. Namun belum tahu total anggaran berapa. Yang jelas akan ditangani tahun ini, harapannya bisa terealisasi melalui Perubahan APBD,” tuturnya, Kamis (11/3) malam. (amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: