Banner v.2

Tiga Kasus Campak Ditemukan di Wanareja, Balita Dapat Imunisasi Tambahan

Tiga Kasus Campak Ditemukan di Wanareja, Balita Dapat Imunisasi Tambahan

Petugas Puskesmas Wanareja 1 melakukan imunisasi campak kepada salah satu anak.-Puskesmas Wanareja 1-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Puskesmas Wanareja I melaksanakan imunisasi tambahan atau Outbreak Response Immunization (ORI), bagi balita sebagai langkah pencegahan penyebaran campak di wilayahnya.

Kegiatan yang dimulai sejak Rabu (1/4/2026) menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan.

Seluruh balita dalam rentang usia tersebut mendapatkan imunisasi, tanpa melihat riwayat imunisasi sebelumnya.

Kepala Puskesmas Wanareja I, Tatang Kurniadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan setelah adanya laporan tiga kasus campak pada anak beberapa bulan lalu.

BACA JUGA:Tetapkan KLB Campak di Cilacap, Kasus Sudah Mulai Mereda

Meski ketiga anak tersebut sudah sembuh, campak termasuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) sehingga perlu dilakukan langkah pencegahan.

"ORI ini sebagai respon cepat karena campak termasuk KLB. Kami ingin memastikan anak-anak tetap terlindungi dan tidak terjadi penularan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).

Di wilayah RW 03, sekitar 25 balita menjadi sasaran imunisasi.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah kerja Puskesmas Wanareja I.

BACA JUGA:Empat Wilayah di Cilacap Ditetapkan KLB Campak, Perluas Vaksinasi ORI untuk Tekan Penyebaran

Dalam pelaksanaannya, Puskesmas bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Dinas Pendidikan melalui PAUD, Kementerian Agama melalui RA, Forkopimcam, serta organisasi profesi kesehatan.

Selain imunisasi, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga asupan gizi anak.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan memperhatikan gizi anak agar daya tahan tubuh tetap baik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: