Buka Pintu Baru Kedatangan Perjalanan LN
KETERANGAN: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan membuka pintu baru bagi pelaku perjalanan luar negeri baik pesawat, laut, maupun darat. (ISTIMEWA)
JAKARTA – Pemerintah akan membuka pintu-pintu baru bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) baik moda transportasi pesawat, laut, maupun darat.
Hal itu dikatakan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain Jakarta, Bandara Juanda di Surabaya juga akan dibuka sebagai pintu masuk kedatangan perjalanan Internasional.
Artinya, pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke Tanah Air.
“Bagi PPLN, pemerintah mempersiapkan pintu-pintu baru. Selain di Jakarta disiapkan juga di Juanda maupun tempat lain. Tentunya disiapkan karantinanya,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/1).
Kemudian, Airlangga melanjutkan, untuk pintu masih melalui jalur darat, pemerintah juga sedang menyiapkan di wilayah Kalimantan Barat dan Timur.
“Apakah itu yang ada di lintas batas yaitu Entikong, dan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur,” ucapnya.
Tak hanya itu, untuk pintu masuk bagi pelaku perjalanan laut juga dibuka yakni Batam dan Tanjung Pinang. Tentunya juga akan disiapkan pula fasilitas karantina di tempat tersebut.
“Selanjutnya juga yang masuk laut antara lain Batam, Tanjung Pinang, Kepri,” imbuhnya.
https://radarbanyumas.co.id/bandara-ngurah-rai-kembali-dibuka-untuk-penerbangan-internasional/
Airlangga menambahkan, bersamaan dengan kebijakan karantina yang dipangkas, pemerintah akan menambah negara yang dikenakan aturan karantina selama 10 hari.
“Nanti pak Menkomarinves akan memasukkan di dalam satgas. Jadi dua negara yang relatif tinggi juga kita kenakan 10 hari, sedangkan menambah dari yang 13 negara sedangkan yang lain di luar negara tersebut 7 hari,” pungkasnya. (jpc)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
