Banner v.2

Satu PDP Dari Sokaraja Meninggal

Satu PDP Dari Sokaraja Meninggal

BAWA : Warga berjaga di jalan, sementara pemakaman menggunakan protokoler covid-19 PURWOKERTO - Satu orang pasien dalam perawatan (PDP) di Desa KarangkedawungKecamatan Sokaraja meninggal dunia Minggu (17/5) dini hari. Dari pantauan Radar Banyumas, pemakaman pria paruh baya tersebut dilakukan dengan standar pemakaman korban Covid-19 oleh personil BPBD Banyumas dipimpin oleh Sekretaris BPBD Banyumas, Ir. Ariono Poerwanto BP, MT di pekarangan suwung Desa Karangkedawung. Salah satu warga yang berpesan agar namanya tidak dikorankan mengatakan mendapat informasi keadaan almarhum pada awalnya baik-baik saja dan sehat seperti biasa. Namun dia tidak tahu sakitnya almarhum apakah tertular Covid-19 dari menantunya yang baru pulang dari Bekasi atau tidak. "Yang saya dengar menantunya terlambat di karantina," katanya. Dari info yang didapat Radarmas di lapangan dari keterangan masyarakat, menantunyalah yang menunggui almarhum di rumah sakit sebelum meninggal Minggu (17/5) sekitar pukul 24.00 WIB dengan keluhan sesak nafas. Menantunya juga terpantau hadir saat pemakaman. Namun sebelum pemakaman benar-benar selesai, menantunya diantarkan pulang dengan sepeda motor oleh kerabatnya. Masih dari keterangan masyarakat, si menantu sudah selesai menjalani karantina di GOR Satria Purwokerto. Sekretaris BPBD Banyumas, Ir. Ariono Poerwanto BP, MT mengatakan warga Karangkedawung yang dimakamkan dengan standar pemakaman jenazah Covid-19 berstatus sebagai PDP dengan hasil swab yang belum keluar. "Sudah diswab tapi hasilnya itu belum keluar," katanya ketika dihubungi Radarmas, Senin (18/5). (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: