Diidentifikasi dari Sampel Tulang
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menegaskan, hasil otopsi tim forensik RSUD Margono Soekarjo memperlihatkan jika potongan tubuh korban mutilasi tersebut teridentifikasi berjenis kelamin perempuan. "Hasilnya sudah ditentukan oleh dokter spesialis. Diduga kuat dari tulang tengkorak yang ada itu perempuan," kata dia, Kamis siang.
Dugaan itu diperkuat dengan temuan barang bukti di lokasi berupa pensil alis, make up dan, tempat bedak, termasuk juga anting. Bambang meneruskan, untuk penyebab kematian ialah korban menghembuskan nafas terakhirnya karena lemas.
Ia melanjutkan, meski ditemukan pisau di sekitar TKP, pisau tersebut digunakan bukan untuk membunuh korban. Dari penyelidikan, luka yang ada tidak sesuai dengan pisau tersebut karena pisau yang ditemukan terlalu kecil. Polres Banyumas juga berkoordinasi dengan Polda Jateng dan Mabes Polri untuk membantu penyelidikan.
Sementara, Dokter Spesialis Forensik RSUD Margono Soekarjo, Zainuri Hidayat mengatakan, identifikasi dilakukan dengan mengumpulkan sampel tulang korban. (ali/dis)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
