Banner v.2

Proyek SBSN Madrasah Banyumas Lanjut, Lelang Digelar Bulan Depan

Proyek SBSN Madrasah Banyumas Lanjut, Lelang Digelar Bulan Depan

Gedung perpustakaan dan lab terpadu MAN 1 Banyumas termasuk proyek SBSN yang belum tuntas dibangun tahun lalu. Tahun ini lelang pembangunan lanjutan proyek tersebut ditarget bulan depan.-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.IDLelang proyek pembangunan gedung madrasah yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahap dua ditargetkan berlangsung bulan depan. Di Banyumas, dua proyek di MAN 1 dan MAN 2 dipastikan berlanjut pada tahun 2026.

Proyek tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru (RKB), perpustakaan, serta laboratorium terpadu. Kelanjutan proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana pendidikan berbasis madrasah di daerah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek RKB tahap II MAN 2 Banyumas, Aji Kuswanto, mengatakan per 1 April 2026 kontrak perencanaan pembangunan telah ditandatangani. Termasuk di dalamnya proyek yang akan dilanjutkan ke tahap dua tahun ini.

"1 April lalu sudah teken kontrak dengan konsultan perencana di Semarang dan disaksikan Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Kabag Tata Usaha, Kabid Pendidikan Madrasah dan kepala madrasah," katanya. Ia memastikan proses administrasi awal sudah rampung.

BACA JUGA:WFH Tiap Jumat di Kemenag Purbalingga, Respons Lewat 5 Menit ASN Kena Sanksi

Setelah menyelesaikan tahap pertama pada tahun lalu, proyek yang didanai melalui skema SBSN dipastikan berlanjut. Targetnya, seluruh pembangunan tahap kedua dapat dituntaskan pada tahun ini.

Aji menjelaskan, tahap perencanaan lanjutan menjadi krusial agar konstruksi tetap sesuai dengan prototype yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan bangunan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kegiatan belajar mengajar.

Tahap ini juga mencakup peninjauan ulang perencanaan sebelumnya serta penyesuaian terhadap harga pasar. Selain itu, dilakukan evaluasi berdasarkan proyek RKB madrasah negeri lain yang telah lebih dulu selesai.

"Semua jadi pertimbangan seperti pekerjaan atap diganti memakai limasan dan dak talang air. Sebelumnya memakai atap baya mangap dinilai sulit dalam pemeliharaan," terang dia. Perubahan desain ini diharapkan memudahkan perawatan bangunan ke depan.

BACA JUGA:Kemenag Purbalingga: Angka Pernikahan Melonjak, 10 Hari Pasca Lebaran 592 Pasangan Lakukan Akad

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, menekankan pentingnya pengawalan proyek di lapangan. Ia meminta seluruh pihak memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai fungsi.

Madrasah negeri, baik MAN 1 maupun MAN 2 Banyumas, diminta serius mengawal progres fisik agar hasilnya maksimal. Gedung yang dibangun diharapkan benar-benar mendukung lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas.

"Rencanakan semua dengan baik. Sesuaikan dengan kondisi lingkungan madrasah dan tempatkan dengan benar. Jangan asal selesai membangun," pungkasnya. Ia juga mengingatkan agar pembangunan memperhatikan nilai-nilai khas pendidikan Islam. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: