Jalur Bumiayu Pulih Pasca KA Bangunkarta Anjlok, Layanan Kereta Berangsur Stabil
Proses evakuasi KA Bangunkarta dan normalisasi jalur di Stasiun Bumiayu, Brebes, Selasa (7/4/2026) dinihari. -HUMAS KAI DAOP 5 UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Jalur rel di emplasemen Stasiun Bumiayu yang sebelumnya lumpuh total akibat anjlokan akhirnya kembali normal. Pemulihan ini memungkinkan perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto berangsur pulih.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyelesaikan perbaikan pada Selasa (7/4/2026) pukul 04.08 WIB. Sebelumnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui sejak Senin (6/4/2026) pukul 14.15 WIB.
Proses pemulihan dilakukan melalui evakuasi sarana dan perbaikan jalur rel. Seluruh tahapan penanganan memakan waktu sekitar 14 jam dengan kerja intensif di lapangan.
Tim tanggap darurat bekerja tanpa henti sejak kejadian berlangsung. Fokus utama penanganan adalah mempercepat evakuasi dan mengembalikan fungsi jalur.
BACA JUGA:KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan Kereta Terganggu, Sejumlah KA Alih Rute
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan apresiasi atas kerja keras petugas. Ia menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi tim di lapangan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim tanggap darurat yang bekerja nonstop sejak Senin siang,” ujarnya.
Penanganan meliputi evakuasi rangkaian KA Bangunkarta yang mengalami anjlokan. Selain itu, dilakukan juga normalisasi jalur rel agar dapat kembali dilalui.
Meski jalur telah dibuka kembali, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga keamanan perjalanan pasca perbaikan.
Langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi geometri jalur tetap aman. Pemeriksaan lanjutan juga masih dilakukan oleh petugas di lapangan.
As’ad menjelaskan bahwa proses normalisasi belum sepenuhnya selesai. Tahapan perbaikan lanjutan masih dilakukan secara bertahap.
“Kami masih melanjutkan tahap normalisasi jalur. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, sehingga dalam waktu dekat jalur ini dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal,” katanya.
Gangguan akibat anjlokan tersebut berdampak cukup besar terhadap operasional kereta api. Sejumlah perjalanan mengalami pembatalan maupun rekayasa rute.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
