Cegah Penyakit Ternak, Dinas Pertanian Cilacap Genjot Vaksinasi PMK dan Rabies
Petugas saat memberikan vaksin ke hewan ternak.-Bambang untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID – Mengantisipasi kembali merebaknya penyakit pada hewan ternak, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap gencar melakukan berbagai upaya pencegahan.
Salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang ditargetkan menjangkau ribuan ternak di berbagai wilayah.
Plt Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Bambang Tujiatno menyebut, program vaksinasi ini menjadi bagian penting dari strategi perlindungan terhadap sektor peternakan lokal.
Sebanyak 9.000 dosis vaksin PMK yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah disalurkan ke lapangan.
BACA JUGA:Tersisa 5 Sapi Terpapar PMK, Vaksinasi PMK Jalan Terus
"Kami berharap langkah ini bisa mencegah munculnya kembali kasus PMK, terutama setelah sempat terjadi pada awal tahun. Hewan yang sempat terinfeksi saat itu sudah berhasil ditangani," jelas Bambang.
Selain vaksinasi untuk PMK, Dinas Pertanian juga tengah fokus pada upaya pencegahan rabies. Sebanyak 2.000 dosis vaksin disiapkan untuk hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing, monyet, hingga musang. Vaksinasi rabies ini akan mencapai puncaknya pada peringatan World Rabies Day di bulan September.
Langkah ini dinilai penting karena Jawa Tengah berbatasan langsung dengan Jawa Barat yang masih berstatus belum bebas rabies.
Di luar tindakan medis, edukasi dan penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Pihaknya juga mengadakan pelatihan kepemimpinan administratif untuk aparatur di sektor peternakan.
BACA JUGA:Vaksinasi PMK 3.000 Dosis Dipercepat, Delapan Ternak di Cilacap dalam Tahap Penyembuhan
Bambang menyebut, tujuan dari kegiatan itu adalah untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan, termasuk penolakan masyarakat terhadap keberadaan usaha peternakan di lingkungannya.
"Program ini dirancang agar pelaku usaha peternakan dapat diterima dengan baik di masyarakat. Diharapkan sinergi ini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kesehatan hewan di Kabupaten Cilacap," pungkas Bambang. (ray)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
