Banner v.2

Cilacap Masih Kekurangan Ruang Terbuka Hijau

Cilacap Masih Kekurangan Ruang Terbuka Hijau

DLH Cilacap saat melakukan survei di RTH Sutomo Cilacap.-RAYKA/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kabupaten Cilacap masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai ketentuan yang ideal. Dari total luas wilayah Kabupaten Cilacap yang mencapai 2.124 kilometer persegi, ketersediaan RTH baru mencapai sekitar 18 persen. Padahal, secara ideal, proporsi RTH seharusnya mencapai 20 persen dari total luas wilayah.

“Kalau di Cilacap, idealnya tinggal 1,12 persen saja lagi dari keseluruhan wilayah,” ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilacap, Dias Prihantoro.

Dias menambahkan, sebagian besar kekurangan tersebut berada pada sektor RTH publik. Sementara untuk RTH privat, misalnya di kantor-kantor pemerintah dan swasta, sudah cukup memadai dan tercatat telah memenuhi sekitar 10 persen dari kebutuhan.

Meski sejumlah rencana penambahan RTH telah disusun dalam berbagai dokumen perencanaan, seperti Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dan aspirasi dalam Musrenbang, realisasinya masih terkendala keterbatasan anggaran.

BACA JUGA:RTH di Cilacap Baru 18 Persen, Masih Perlu Tambahan RTH Lagi

“Rencana itu ada, seperti pengadaan lahan untuk lapangan kecamatan, lapangan desa dan sebagainya. Tapi saat penetapan APBD, sering kali tidak mendapat alokasi anggaran,” jelas Dias.

Kondisi ini membuat upaya pencapaian target RTH berjalan lambat. Padahal, keberadaan RTH memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan, mengurangi pencemaran udara, serta menjadi ruang publik yang sehat bagi masyarakat.

DLH Cilacap berharap ke depan ada komitmen lebih kuat dari berbagai pihak, termasuk dukungan kebijakan anggaran dari pemerintah daerah, untuk mempercepat pemenuhan RTH yang ideal di Kabupaten Cilacap. (ray)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: