Wow, Harga Selembar Kain Sutera Attakas di Banyumas Capai Jutaan Rupiah

Wow, Harga Selembar Kain Sutera Attakas di Banyumas Capai Jutaan Rupiah

Agus Sumarno menjajal memintal benang dari kepompong ulat mahoni, Kamis (21/12/2023) pada kegiatan pelatihan di Desa Tanggeran. -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Produk sutera attakas atau kepompong ulat mahoni memiliki nilai ekonomis tinggi. Misalnya, satu lembar kain ukuran lima meter mencapai Rp 2,9 juta.

Beragam produk sutera attakas dipamerkan di kegiatan pelatihan untuk kelompok tenun lurik di Desa Tanggeran Kecamatan Somagede, Kamis (21/12/2023). 

Selain kain sutera attakas, ada sampel selendang yang dibanderol dengan harga rata-rata antara Rp 700 ribu sampai Rp 850 ribu. 

BACA JUGA:Kantong Parkir Banyumas Kota Lama Disiapkan

Peserta pelatihan Agus Sumarno tidak menyangka harga selembar kain berbahan sutera attakas bisa semahal itu. Begitu juga dengan produk lainnya.

"Proses pembuatan benangnya saja sudah rumit," ujar Agus usai menjajal memintal benang dari kepompong ulat mahoni.

Sehubungan dengan peluang usaha dari sutera attakas. Pemuda Karang Taruna Desa Tanggeran digandeng untuk mengenal lebih jauh tentang sutera attakas melalui pelatihan.

BACA JUGA:Underpass Jenderal Soedirman Purwokerto Penuh Coretan

Dosen sekaligus peneliti Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Juli Rochmijati Wuliandari membenarkan pernyataan Agus bahwa proses pembuatan sutera attakas rumit.

"Sutera attakas bukan produk massal. Ini eksklusif sehingga menjadi mahal," jelas Juli pada peserta pelatihan.

Oleh karena itu, diharapkan generasi muda dapat terinsipirasi menjadi pelaku usaha untuk mengembangkan produk sutera attakas.

BACA JUGA:375 Warga di Sumpiuh Dapat Bansos El Nino

Terpisah, Kepala Desa Tanggeran Rawan meminta kepada peserta pelatihan supaya setelah acara selesai ada keberlanjutan. Terutama bagi kelompok tenun yang sudah berjalan.

"Tenun sutera attakas masa depannya menjanjikan, yang penting telaten dan ulet," tandas Rawan. (fij)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: