Lahan Seluas 1.000 Meter Persegi di Jeruklegi Terbakar Akibat Puntung Rokok

Lahan Seluas 1.000 Meter Persegi di Jeruklegi Terbakar Akibat Puntung Rokok

Kondisi lahan perkebunan yang terbakar diduga akibat puntung rokok dibuang secara sembarangan, Minggu 25 Juni 2023.-Syihab Alfaritsi untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Lahan perkebunan milik Eko Retno (53) warga Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi terbakar pada Minggu (25/6) sekira pukul 11.00.

Lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi (m2) tersebut terbakar karena puntung rokok yang dibuang sembarangan.

"Penyebabnya diduga karena puntung rokok yang dibuang oleh seseorang, karena lokasi lahan dekat dengan jalan raya," Kata Kasi Trantib Kecmatan Jeruklegi, Syihab alfaritsi, Minggu (25/6).

BACA JUGA:Beredarnya Video Sepasang Remaja Diduga Mesum di Taman Edukasi Purwokerto, Ini Penjelasan Pemkab

Syihab menyampaikan keterangan dari saksi di lokasi, di mana awal mula salah satu saksi hendak memetik kelapa di area kebun. Namun melihat asap tebal dari arah lahan yang ditanami pohon alpukat. Ketika didekati api sudah menjalar.

"Dua orang saksi ini sedang bekerja memetik buah kelapa, melihat kepulan asap mereka segera meminta pertolongan warga untuk memadamkan api dengan alat seadanya," beber Syihab.

Setelah hampir satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan. Adapun dampak dari kebakaran itu sebanyak 20 pohon alpukat, serta 1 tempat tandon air terbakar. Kerugian sekira Rp 2 juta.

BACA JUGA:Korban Geng Motor Ditemukan di Pekarangan, Pihak Keluarga Sempat Tidak Merasa Kehilangan Anggota Keluarganya

"Beruntung kebakaran segera dapat dipadamkan karena areal perkebunan sangat dekat dengan pemukiman warga," tandasnya.

Atas kejadian tersebut, Syihab menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang puntung rokok apalagi di wilayah perkebunan. Dan saat ini memasuki musim kemarau, jadi sekecil apapun percikan api dapat memicu kebakaran yang besar.

BACA JUGA:Sedang Diruqyah, Lari dan Memberontak, Warga di Karangnanas Sokaraja Terjatuh ke Sumur

"Jangan sembarangan membuang puntung rokok atau membakar sampah di areal perkebunan, saat ini musim kemarau banyak tananam kering dan dedaunan mudah terbakar," pungkasnya.(jul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: