Nelayan Takut Melaut karena Angin Kencang, Aktivitas di Laut Sepi

Nelayan Takut Melaut karena Angin Kencang, Aktivitas di Laut Sepi

Pengunjung di Pantai Sodong cukup lengang-Rayka Diah Setianingrum/Radar Banyumas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kondisi cuaca ekstrem masih terjadi di Cilacap. Angin kencang yang melanda di perairan wilayah selatan Cilacap membuat aktivitas masyarakat nelayan cukup terganggu.

Seperti di Jetis Nusawungu, sejumlah nelayan tidak berani melaut, karena khawatir jika melaut dapat mengancam keselamatan jiwanya. Mereka pun terpaksa membiarkan perahu mereka di bibir laut.

Angin kencang mulai terjadi setiap petang hingga malam dan dini hari. Kencangnya angin terasa di daratan, dan diperkirakan lebih kuat lagi bila berada di lautan. 

BACA JUGA:Pengendara Sepeda Motor di Purwokerto Meninggal Usai Tabrak Pohon Beringin

"Sebanyak 25 nelayan Jetis berangkat untuk melaut, namun 100 nelayan memilih untuk tidak melaut. Karena angin yang cukup kencang. Hasil tangkapan di laut pun tidak cukup maksimal," ujar Ketua TPI Jetis, Marimun Mariyogi, Minggu (18/06)

Selain itu, aktivitas di tempat wisata pantai di wilayah timur Cilacap pun cukup sepi. Pantauan Radarmas, pengunjung di Pantai Sodong Adipala, tidak seramai saat hari libur biasanya. 

"Beberapa hari ini cukup sepi. Mungkin karena ada himbauan gelombang tinggi beberapa waktu lalu. Gelombangnya juga cukup tinggi ini," kata pedagang warung, Siti. 

BACA JUGA:Wow Keren, Gelaran Hiu Selatan Adventure Trail 2023 Diikuti 26 Rider Internasional dan 12 Ribu Rider Nasional

Dikatakan Siti, pihaknya pun telah mendapatkan himbauan dari pihak terkait untuk waspada karena gelombang di laut cukup tinggi akhir-akhir ini. 

"Iya ada himbauan tapi kita sudah biasa berjualan disini. Memang sudah siklus bulanan ada gelombang tinggi. Paling kita amankan barang-barang kalau sudah mau pulang saja," ujarnya.

Menurut Rendi Krisnawan, Prakirawan Cuaca BMKG Meteorologi Cilacap, kondisi cuaca yang ekstrem kali ini memiliki potensi angin kencang dan gelombang tinggi masih terjadi. 

BACA JUGA:Tebar Buku dan Inspirasi, Ini Aksi Relawan Pertamina Peduli Cilacap untuk Anak-anak SD

Masyarakat dan nelayan yang hendak melaut dihimbau untuk berhati-hati. Bahkan jika tidak memungkinkan sebaiknya untuk tidak memaksa melaut. Sebab resikonya sangat besar jika berhadapan dengan gelombang tinggi. 

"Berdasarkan perkiraan cuaca angin bertiup dari utara hingga tenggara. Dengan kecepatan berkisar antara 1-15 knots. Tinggi gelombang 1,5-4,0 meter," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: