Hoax! Bocah Kelas 3 SD Alami Bola Mata Pecah Akibat Permainan Lato-Lato, Ini Penjelasan Lurah Sokanegara

Hoax! Bocah Kelas 3 SD  Alami Bola Mata Pecah Akibat Permainan Lato-Lato, Ini Penjelasan Lurah Sokanegara

Khalimah Miskia, Lurah Sokanegara saat dikonfirmasi Radarbanyumas, Senin (9/1).-AHMAD ERWIN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kabar seorang anak SD di Kelurahan Sokanegara Kecamatan PURWOKERTO Timur Kabupaten Banyumas yang dikabarkan alami buta akibat bermain permainan viral lato-lato ternyata hoax

Hal itu diungkapkan oleh Khalimah Miskia, Lurah Sokanegara saat dikonfirmasi Radarbanyumas. 

Khalimah mengatakan, sejak pesan berantai itu beredar, dia banyak mendapatkan telpon dan WA terkait kebenaran kabar itu. 

BACA JUGA:Beredar Pesan Berantai Whatsapp, Bocah Kelas 3 SD di Purwokerto Alami Bola Mata Pecah Akibat Lato-Lato

"Baru tadi pagi saya tahu, banyak yang telpon, banyak yang wa, bu lurah betul gak ini," katanya, Senin (9/1) 

Pihaknyapun lalu mengecek dengan mendatangi SDN Sokanegara 1 dan SDN Sokanegara 3.

"Dan di grup kamling, ada juga salah satu Rt yang ngeshare seperti itu, dengan ada berita seperti itu terus tindak lanjut kami dari kelurahan langsung ke lokasi. Kita ngecek ke SDN Soka 1 dan SDN Soka 3 , ternyata tidak ada sama sekali siswa tersebut yang diberitakan," jelasnya. 

BACA JUGA:Wow, Sabun Pencuci Najis Mugholazoh Mengandung Tanah

Apalagi aa juga menjelaskan, dalam pesan berantai yang beredar itu disebutkan di jalan Gereja. 

"Di situ kan ada di jalan gereja Sokanegara siswa kelas 3, ada yang berpersepsi SDN Soka 3, tetapi kepalanya sekolahnya juga bilang bukan," tambahnya. 

Lurah Sokanegara menghimbau, agar warga Sokanegara agar dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum mensharing (membagikan, red) kabar yang belum jelas kebenarannya. 

BACA JUGA:Waduh! Pandangan Kabur, Sepeda Motor Terjun ke Sungai di Purbalingga

"Kami hanya bisa menghimbau walaupun itu memang berita hoax di Sokanegara terutama, alangkah lebih baiknya dengar berita baru mencuat disaring dulu berita itu keberanannya, kalau memang tidak tahu kebenarannya gak usah ngeshare-ngeshare," terangnya.(win)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: