Tak Hanya Untuk Pernikahan, Pengrajin Janur Juga Dipesan untuk Kematian

Tak Hanya Untuk Pernikahan, Pengrajin Janur Juga Dipesan untuk Kematian

Yatin membopong jantung pisang yang dibungkus kain kafan diapit dua orang membawa kembang mayang. -Foto dokumentasi Yatin---

BANYUMAS-Janur kuning ternyata tidak hanya menjadi dekorasi khas di hajatan.

Perajin janur kuning Yatin menceritakan kadang mendapatkan pesanan untuk kematian.

Yatin mencontohkan di Kelurahan Sumpiuh Kecamatan Sumpiuh sebagian warga masih memegang teguh adat istiadat.

Prosesi pemakaman menggunakan janur kuning berupa kembang mayang.

BACA JUGA:Seorang Pria Nekat Potong Kaki Sendiri Hingga Meninggal Kehabisan Darah

"Adat untuk perawan atau bujang yang meninggal dunia, ada kembang mayang," terang Yatin, Jum'at (14/10).

Kembang mayang untuk kematian sama dengan yang dibuat pada hajatan. Sedangkan modelnya tergantung perajin.

Meski pesanan kembang mayang pada kematian dilakukan mendadak.

BACA JUGA:Kelanjutan Liga 3 Belum Pasti, Persibas Banyumas Tetap Latihan

Yatin menuturkan waktu cukup untuk merampungkan kembang mayang. 

Selain itu, dalam prosesi pemakaman pada perawan atau bujan juga membawa jantung pisang.

Lalu, jantung dibungkus dengan kain kafan.

BACA JUGA:Bikin Ngakak, Iriana Jokowi Kirim Foto Wisuda SD Kaesang, Gara-gara Isu Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

"Saya juga biasanya yang bagian membopong jantung pisang dibungkus kain mori.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: