Telur Bansos Dikeluhkan Tidak Layak Konsumsi
PURWOKERTO-Komandan Provost Laskar Merah Putih (LMP) Marcab Banyumas Ban-gun W mengadukan, adanya dugaan telur tidak layak kon-sumsi, dalam paket Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Aduan disampaikan kepada Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas, Rabu (27/5).
“Bahwa ada masyarakat yang menerima bantuan dari Din-sos soal telur infertil, dimana kemarin sudah sempat heboh yang di Pasar Wage. Telur ini masuk melalui bantuan Dinsos untuk bantuan BPNT. Dimana telur itu dioplos dan jumlahnya tidak pas, misal1 kg itu 16 butir harusnya mer-eka terima 12.
Bahkan separuh lebih ada 8 butir yang busuk,” katanya.Ia menambahkan, tujuan pihaknya menemui Komisi 4 adalah untuk memastikan agar kedepannya tidak terjadi hal yang demikian. Bangun men-gungkapkan, temuan bansos jenis telur bermasalah itu untuk penyaluran Mei ini yang sudah disalurkan awa bulan.
“Yang sudah kami temukan sementara ini memang dari anggota kami sendiri di Teluk, dan beberapa tetangganya ke-mudian di Desa Karangpucung juga ada dan di Sumampir juga ada,” paparnya.Menanggapi hal tersebut Sekretaris Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas Andik Pegiarto mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti aduan tersebut.
Namun sebe-lumnya pihaknya meminta agar perwakilan dari LMP menyertakan bukti fisik.“Ini memang ada beberapa aduan sehingga kami tadi me-minta perwakilan dari Merah Putih untuk ada minimal dua, satu bukti fiik yaitu telurnya itu sendiri kemudian penerima manfaat lokasinya sehingga nanti akan kita tindaklanjuti dengan komisi 3 juga,” pung-kasnya. (aam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
