Dorong Peningkatan Kepesertaan Bagi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Peserta di Cilongok

Dorong Peningkatan Kepesertaan Bagi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Peserta di Cilongok

Penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota koperasi baru dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Muhammad Ramdhoni Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto.-ISTIMEWA-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto Muhammad Ramdhoni, menyerahkan bantuan kepada Jamaludin, Selasa (18/3/2025). Jamaludin adalah seorang penderes kelapa yang mengalami kecelakaan saat bekerja pada 25 Februari 2025, di RT 06 RW 03 Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Jamaludin yang mengalami kecelakaan saat memanjat pohon kelapa, hingga kini masih dalam masa pemulihan. Biaya perawatannya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Bupati Sadewo dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar Jamaludin segera pulih. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilisasi harga gula kelapa melalui koperasi yang didirikan bersama petani Gununglurah.

“Meski bantuan ini diberikan, tentu kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Sebagai pengurus koperasi, kami berupaya memberikan sedikit santunan,” ujar Sadewo.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dari pribadi Bupati serta dari Koperasi Integrasi Petani Organik (KOPIPO), di mana Jamaludin tercatat sebagai anggota. Selain itu, diserahkan pula bantuan sembako untuk anggota koperasi lainnya yang sedang sakit.

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Dukung Banyumas Job Fair 2025

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto Kunjungi Kecamatan Kebasen, Adakan Sosialisasi dan Serahkan Santunan

Bupati Sadewo, yang juga merupakan inisiator berdirinya KOPIPO, menyebutkan bahwa koperasi tersebut kini memiliki 1.960 anggota yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Cilongok, Purwojati, Ajibarang, Gumelar, dan Sumpiuh.

Untuk mencegah kecelakaan kerja di masa depan, Bupati mengumumkan rencana pembagian 25.000 bibit kelapa gajah entok secara bertahap. Ia juga mengingatkan para petani agar tidak tergoda untuk meningkatkan produksi tanpa memenuhi standar kualitas, karena hal tersebut justru dapat merugikan mereka sendiri.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya perlindungan bagi para penderes kelapa yang rentan mengalami kecelakaan kerja. Ia menyatakan komitmennya untuk terus mendorong program perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan menggandeng pihak lain, termasuk perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami juga meminta bantuan dari CSR BUMD dan perusahaan seperti PT Integral Mulia Cipta (IMC) yang diwakili oleh Pak Mario,” tambahnya.

Sementara itu BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto terus mendorong pekerja informal untuk mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan. Di waktu yang sama dilakukan pula penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota koperasi baru.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Muhammad Ramdhoni mengatakan, pihaknya baru saja memberikan kartu kepesertaan secara simbolis kepada pekerja informal, yakni penderes di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas.

"Ternyata, dari 14 ribu penderes yang ada di Banyumas, baru sekitar 40 persen tercover program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga ke depan, masih ada 60 persen yang perlu terus diedukasi supaya ikut program jaminan sosial ketenagakerjaan," jelas Ramdhoni.

Menurutnya, sejauh ini 40 persen pekerja informal yang ikut ditopang dari dana jimpitan. Artinya, para pekerja informal itu diakomodasi dengan dana jimpitan yang bersumber dari CSR perusahaan dan koperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: