Cuaca dan Produksi Aspal Sendat Penanganan Kerusakan Jalan Nasional di Wilayah Banyumas Timur

Cuaca dan Produksi Aspal Sendat Penanganan Kerusakan Jalan Nasional di Wilayah Banyumas Timur

Pemotor tanpa memakai helm menghindari aspal berlubang di jalan nasional di wilayah Banyumas timur, Jumat (6/12/2024).-FIJRI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ruas jalan nasional wilayah BANYUMAS timur bermunculan lubang pada aspal. Terdampak hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Penilik Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Anton Setiyono menyampaikan, saat ini sedang dalam proses penanganan kerusakan jalan.

"Semingguan yang lalu, kita sudah ada penanganan jalan berlubang di Kemranjen," kata Anton.

Akan tetapi, karena kondisi cuaca hujan maka berpengaruh ke infrastruktur jalan. Sehingga, menyendat penanganan jalan berlubang.

BACA JUGA:Jalan Rusak di Pasar Sumpiuh, Belum Ada Penanganan dari Anggaran Induk

BACA JUGA:Status Kembali Jadi Jalan Desa, Perbaikan Jalan di Grumbul Gualangu, Desa Sawangan, Banyumas, Dikerjakan Desa

Selain itu, disebut Anton bahwa penanganan jalan berlubang di wilayah Banyumas timur terkendala produksi asphalt mixing plant. Sejak Senin (2/12/2024) belum memproduksi lagi.

"Penanganan masih kita lanjut karena banyak yang berlubang. Nanti kalau sudah produk asphalt mixing plant, otomatis proses tambal lubang dilanjutkan," sambung Anton.

Penanganan kerusakan jalan di akhir tahun dalam rangka persiapan infrastruktur untuk lalu lintas libur natal dan tahun baru. Ruas jalan nasional wilayah Banyumas timur merupakan jalur selatan Jawa Tengah. 

Aspal berlubang di jalan nasional di beberapa titik oleh warga ditandai. Kerusakan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas. Sebab, paska hujan, lubang menjadi genangan.

Namun demikian, Anton belum menginformasikan terkait target rampung tambal lubang aspal yang tersebar dari Kemranjen, Sumpiuh hingga Tambak perbatasan dengan Kabupaten Kebumen. (fij)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: