Tahun Depan, Jumlah Petani yang Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Sumpiuh Berkurang

Pemilik mesin traktor sedang membajak sawah, Jumat (15/11/2024) untuk persiapan musim tanam.-FIJRI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Admin kartu tani Balai Penyuluh Pertanian (BPP) disibukan oleh unggah data petani ke aplikasi untuk e- Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) alokasi pupuk subsidi tahun anggaran 2025.
Admin Kartu Tani BPP Kecamatan Sumpiuh Fitriana mencatat data sementara jumlah petani yang berhasil diunggah ke aplikasi untuk alokasi pupuk subsidi tahun anggaran 2025 menjadi berkurang.
Petani di tahun 2024 yang terdata bisa menebus pupuk subsidi untuk tiga musim tanam yaitu 4.137 orang. Setelah dilakukan validasi berkurang menjadi 3.456 orang. Dengan demikian terdapat selisih 681 petani.
"Jumlah petani berkurang diantaranya karena tidak lolos, tertolak aplikasi," jelas Fitriana, Jumat (15/11/2024) di kantornya.
BACA JUGA:Data Kartu Tani di Kecamatan Sumpiuh Divalidasi
Data yang tertolak aplikasi misalnya karena petani telah meninggal dunia. Selain itu, data bermasalah seperti NIK belum dipadankan, petani terdaftar dobel di dua kelompok tani dan lainnya.
Petani yang datanya bermasalah di unggah ke aplikasi untuk alokasi pupuk subsidi tahun anggaran 2025 bakal diurus kembali di kesempatan berikutnya.
"Aplikasi setiap empat bulan sekali dibuka. Data yang sekarang tertolak, diunggah lagi nanti. Juga, untuk petani yang belum terdaftar," sambung Fitri.
Sementara itu, untuk petani yang telah meninggal dunia. Apabila masih ada ahli waris maka dapat menggantikan.
Sebelumnya, Admin Kartu Tani bekerja sama dengan perangkat desa/kelurahan untuk memastikan validitas data petani yang masuk dalam daftar potensi bermasalah. (fij)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: