SIMAK Penyebab Aki pada Motor Matic Tekor, Wajib Diwaspadai!

SIMAK Penyebab Aki pada Motor Matic Tekor, Wajib Diwaspadai!

SIMAK Penyebab Aki pada Motor Matic Tekor, Wajib Diwaspadai!-wahana honda-

RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Penyebab aki pada motor matic tekor sangatlah penting dipahami agar mencegah berbagai masalah pada kendaraan Anda. Aki yang tekor tidak hanya membuat motor tidak bisa dihidupkan, tetapi juga dapat merusak komponen kelistrikan lainnya.

Pernahkah Anda mengalami kejadian menyebalkan, saat pagi hari ingin berangkat kerja tetapi  motor matic Anda tak mau hidup? Jangan panik! Kemungkinan besar penyebabnya adalah aki tekor.  

Aki merupakan komponen penting dalam motor matic yang berfungsi menyimpan daya listrik,  dan menyalakan berbagai komponen elektronik seperti lampu, starter, dan klakson. Tekornya aki, dapat membuat motor matic mogok dan tidak bisa dinyalakan.



Oleh karena itu berikut akan mengupas penyebab aki pada motor matic tekor, agar Anda dapat merawat aki dengan baik dan menghindari kendala mogok di jalan.

1. Usai Aki

Aki memiliki usia pakai yang pada umumnya, aki motor matic bertahan 2-3 tahun. Seiring waktu, kemampuannya menyimpan daya listrik menurun.  

BACA JUGA:Yuk Kenali! Penyebab Lampu pada Motor Matic Redup, Cegah Kegelapan saat Berkendara Malam Hari

BACA JUGA:PENTING! Kenali Komponen Busi dan Fungsinya pada Motor Matic, Menjaga Performa Mesin Tetap OPTIMAL

Aki tua akan lebih mudah tekor, terutama jika motor jarang digunakan. Perhatikan tanda-tanda aki uzur, seperti starter yang melemah dan lampu redup.

2.  Kiprok Bermasalah

Kiprok pahlawan tersembunyi di balik pengisian aki, komponen ini mengatur arus listrik dari alternator untuk mengisi aki.  Jika kiprok rusak, aki tidak mendapat asupan daya yang cukup dan  lama-lama tekor.  

Gejala kiprok bermasalah antara lain aki tekor terus-menerus, lampu redup, dan mesin susah distarter. Untuk memastikan kerusakan, sebaiknya bawa motor Anda ke bengkel untuk pengecekan.

3.  Konsleting Listrik

Konsleting listrik ibarat korsleting pikiran sama-sama merugikan, ini terjadi ketika kabel positif dan negatif aki bersentuhan. Akibatnya? Daya aki terbuang sia-sia dan aki cepat tekor.  

BACA JUGA:Waspadai! Akibat dari Jarang Mengganti Oli Mesin Motor Matic

BACA JUGA:9 Teknologi Motor Matic untuk Meningkatkan Keselamatan Pengendara

Lebih parahnya, konsleting dapat memicu kebakaran. Penyebab konsleting bisa beragam, seperti kerusakan kabel, aki yang tidak terpasang dengan benar, atau benda asing yang menempel pada terminal aki.  

Pastikan kabel terpasang dengan baik dan terminal aki bersih dari kotoran, untuk mencegah terjadinya konsleting.

4.  Aksesoris Berlebihan

Kecintaan Anda pada aksesoris motor matic bisa jadi bumerang. Memasang lampu LED  berlebihan, sound system gahar, atau GPS canggih dapat membebani aki dan membuatnya cepat tekor.  

Pasalnya, aksesoris ini membutuhkan daya listrik yang besar. Bijaklah dalam memilih aksesoris dan sesuaikan dengan kapasitas aki Anda.

5.  Motor Diparkir Lama

Membiarkan motor matic terparkir dalam waktu lama tanpa dinyalakan, bisa membuat aki tekor.  Meski mesin mati, aki tetap mengeluarkan sedikit daya untuk mempertahankan tegangannya.  

BACA JUGA:10 Tips Meningkatkan Performa Motor Matic dengan Perawatan Tepat ?

BACA JUGA:14 Cara Merawat Motor Matic untuk Menjaga Kinerja Optimal

Semakin lama diparkir, aki semakin kehilangan daya dan akhirnya tekor. Jika terpaksa  motor tidak digunakan lama, ada baiknya mesin dihidupkan selama 15-30 menit  seminggu sekali  untuk menjaga kondisi aki.

6.  Mematikan Mesin dengan Lampu Menyala

Ini kebiasaan sepele yang  jarang disadari, mematikan mesin motor matic saat lampu masih menyala dapat menyebabkan aki tekor.  Saat mesin mati, alternator tidak bisa mengisi aki.  

Akibatnya, aki terus terkuras untuk menghidupkan lampu. Biasakan untuk mematikan lampu  sebelum mematikan mesin.

7.  Air Aki Berlebihan (khusus aki basah)

Aki basah membutuhkan perawatan berupa pengisian air aki secara berkala. Namun, hati-hati!  Menuangkan air aki  terlalu banyak  justru  berbahaya.

BACA JUGA:Jangan Abaikan! Inilah 5 Dampak Bahaya Oli Motor Matic yang Berlumpur

BACA JUGA:5 Cara Meningkatkan Suspensi Motor Matic Agar Semakin Lincah 

Air aki yang berlebihan dapat menencerkan elektrolit, zat penting dalam proses pengisian daya.  Akibatnya,  aki  tidak dapat  menyimpan daya listrik dengan optimal dan  mudah tekor.  

Ikuti petunjuk pada aki untuk mengetahui batas maksimum pengisian air aki, sehingga Anda akan terbebas dari aki tekor dikarenakan air aki berlebihan.

8.  Jarang Digunakan

Motor matic yang jarang dipakai juga dapat menyebabkan aki tekor. Ingat, aki membutuhkan pengisian daya dari alternator saat mesin hidup.  

Jika motor jarang digunakan, aki tidak mendapatkan asupan daya yang cukup. Untuk menjaga kondisi aki, sebaiknya nyalakan motor matic minimal 2 kali seminggu selama 15-30 menit.

9. Modifikasi Kelistrikan yang Salah

Modifikasi kelistrikan pada motor matic, dapat membawa petaka bagi aki jika tidak dilakukan  secara tepat. Pemasangan komponen tambahan yang membutuhkan daya listrik besar, akan  membebani aki dan menyebabkannya cepat tekor.  

BACA JUGA:4 Faktor yang Membuat Motor Matic Injeksi Lebih Irit Dibandingkan Motor Matic Karburator

BACA JUGA:5 Keunggulan Motor Matic Karburator yang Tidak Dimiliki Motor Matic Injeksi

Selain itu, instalasi kabel yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan konsleting listrik.  Sebelum memutuskan memodifikasi kelistrikan, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan bengkel resmi dan memodifikasi sesuai dengan kapasitas aki motor.

10. Terminal Aki Kotor atau Berkarat

Terminal aki adalah pintu gerbang masuk dan keluarnya arus listrik, jika terminal aki kotor atau berkarat,  arus listrik  akan terhambat. Akibatnya, aki tidak bisa menerima atau menyimpan daya dengan baik dan dapat menyebabkan aki tekor.  

Untuk menghindari masalah ini, bersihkan terminal aki secara perkala dengan air hangat dan cairan pembersih khusus. Pastikan juga kencangkan baut penyambung kabel ke terminal aki.

Memahami penyebab aki pada motor matic tekor, akan membantu Anda merawat aki dengan baik dan membuatnya lebih awet. Sehingga dapat membuat Anda lebih tenang saat berkendara, terlebih pada motor matic yang tidak dilengkapi kick stater. (akr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: