Petani Langsung Garap Sawah Pascapanen

Petani Langsung Garap Sawah Pascapanen

Satu-satunya petak sawah di Kelurahan Sumpiuh yang sudah pengolahan tanah paska panen, Selasa (26/3/2024). Upaya petani untuk lebih produktif di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok.-Fijri Rahmawati/Radar Banyumas-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Pemandangan berbeda terjadi di areal persawahan Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh. Seorang petani langsung bergegas menggarap petak sawahnya tidak berselang lama dari panen.

Di areal tersebut, tampak hanya Wahyudi yang baru menurunkan mesin traktor untuk mengolah tanah. Agar proses tidak terlalu lama, digunakan empat roda sekaligus.

"Hitungannya masih musim rendeng, cepat-cepat tanam padi lagi," ujar Wahyudi di lokasi, Selasa (26/3/2024).

Wahyudi menuturkan, tidak ingin berlama-lama membiarkan petak sawahnya kosong. Sehingga, berusaha produktif dengan menggarap lebih awal dari lainnya.

BACA JUGA:Ribuan Hektare Sawah Tadah Hujan di Purbalingga Diyakini Bisa Panen Normal

BACA JUGA:Panen Melimpah! Ini 6 Tahap Budidaya Melon Hidroponik dari Awal Hingga Akhir yang Harus Diikuti

Tidak tanggung-tanggung, Wahyudi bahkan sudah memiliki persemaian benih padi yang dipersiapkan sejak awal Maret lalu. Langkah untuk percepatan tanam.

Pada umumnya di wilayah Kecamatan Sumpiuh hingga pertengahan Maret ini masih dalam masa panen. Sedangkan mayoritas sawah yang telah dipanen juga belum terlihat ada aktivitas petani untuk persiapan tanam.

"Sekarang apa-apa serba mahal, harga kebutuhan pokok pada naik. Dan petani penghasilannya dari sawah," imbuh Wahyudi.

Dengan berusaha tanam padi jauh lebih awal, diharapkan nanti panen terlebih dahulu dan akan memperoleh harga gabah yang tinggi. (fij)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: