Jaringan Irigasi di Dawuhan Diusulkan Segera Dirampungkan

Jaringan Irigasi di Dawuhan Diusulkan Segera Dirampungkan

Kelompok tani di Desa Dawuhan sedang gotong royong membersihkan sedimen di jaringan irigasi. Pembangunan permanen masih tersisa sekira 300 meter.-Sugiyanto untuk Radarmas-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Jaringan irigasi untuk mengairi areal persawahan di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas terutama di blok Krikil belum terbangun secara permanen semua.

Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Banyumas, Sugiyanto mengatakan, total panjang jaringan irigasi di blok Krikil mencapai 1,1 kilometer. Sudah dibangun permanen ada 800 meter.

"Jaringan irigasi masih kurang lebih 300 meter yang belum dibangun permanen," rinci Sugiyanto.

Peningkatan infrastruktur pertanian dinilai penting. Termasuk sarana jaringan irigasi. Sehingga petani dapat menikmati kemudahan dalam mencukupi kebutuhan air bagi tanaman padi terutama di musim kemarau. 

BACA JUGA:Konstruksi Saluran Irigasi Slinga Bergeser, Jalan Perintis Desa Grecol Kalimanah Ditutup Selama 18 Hari

BACA JUGA:Jaringan Irigasi di Dawuhan Tergerus Air dan Berlumpur

Di musim penghujan, petani terbantu oleh turunnya hujan. Sehingga, tidak terlalu mengandalkan air dari irigasi untuk ketersediaan air bagi tanaman padi.

"Jaringan perlu dibangun permanen supaya aliran irigasinya lancar," jelas Sugiyanto.

Jaringan irigasi di blok Krikil mengairi areal persawahan sekira 10 hektare. Petani mayoritas tanam padi perlakuan organik yang menjadi salah satu produk unggulan di Desa Dawuhan.

Oleh karena itu, guna memaksimalkan produktivitas hasil panen. Perlu adanya pembangunan lanjutan jaringan irigasi untuk merampungkan sisa yang belum permanen. (fij)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: