Banner v.2

Hujan Deras, 16 Hektare Sawah di Banjarsari Terendam Banjir

Hujan Deras, 16 Hektare Sawah di Banjarsari Terendam Banjir

Kondisi luapan air sungai yang menggenangi jalan di desa tersebut.-BPBD Purbalingga untuk Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah di Kabupaten Purbalingga mengakibatkan bencana bajir di Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari, Jumat, 18 April 2025 petang. Bencana bajir menggenagi wilayah di Dusun 2, RT 1 RW 3 desa tersebut.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga Prayitno mengatakan, hujan deras yang terjadi mulai Pukul 14.00 WIB mengakibatkan debit Sungai Tungtung Gunung meluap.

"Air sungai naik ke area lahan atau sawah milik warga," katanya kepada Radarmas, Jumat, 18 April 2025 malam.

Dia menyebutkan, meluapnya air ke areal persawahan tersebut terjadi karena debit air sungai tinggi dan posisi areal persawahan lebih rendah. 

BACA JUGA:Susun Master Plan Banjir, Konsultan dari Jepang dan Kementerian PU Turun ke Purbalingga

BACA JUGA:Langganan Banjir Luapan, Kaligondang Bakal Bersih Sungai Ranu

Dia menambahkan, luapan air sungai tak hanya menggenangi areal persawahan di wilayah tersebut, tapi jug naik menggenani jalan di desa tersebut. Bahkan, satu rumah warga juga terdampak luapan air sungai Tungtung Gunung tersebut.

Dijelaskan olehnya, rumah warga yang terdampak banjir adalah milik Mukosim (47), di RT 1 RW 3, Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari. Rumah tersebut ditempati oleh empat jiwa, terdiri dua laki-laki dan du perempuan.

Total areal persawahan yang terendam air luapan sungai Tungtung Gunung mencapai 16 Hektar. Banjir juga merendam jalan Kabupaten tinggi 50 centimeter atau satu lutut orang dewasa.

"Ruas jalan yang terendam banir adalah sepanjang 600 meter. Akibatnya jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat," lanjutnya.

BACA JUGA:Hujan Deras Seharian Sebabkan Longsor di Karanganyar dan Banjir di Kaligondang

BACA JUGA:Sungai Gringsing Meluap, Perumahan Pesona Puri Toyareka Terendam Banjir

Dia menungkapkan, pada pukul 22.04 WIB, ketinggian air yang menggenang akibat banjir tersebut berangsur surut. "Namun, air akinat luapan sungai tersebut masih merendam jalan dan pesawahan," ungkapnya.

Pihaknya maoish melakukan pendataan terkait kerugian yang diakibatkan oleh bencana banjir tersebut. "Kami juga sudah memberikan bantuan embako kepada warga yang rumahnya terdampak bencana banjir," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait