Sejarah Haji dan Biayanya di Indonesia
Sejarah Haji dan Biayanya di Indonesia-BPKH-
RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Haji menjadi salah satu perjalanan spiritual paling penting bagi umat muslim. Karena itulah informasi mengenai sejarah haji dan biaya di Indonesia banyak dicari warganet.
Bagi umat Muslim di Indonesia, haji bukan hanya kewajiban agama tetapi juga merupakan impian seumur hidup. Maka tak heran jika banyak orang yang rela menabung berpuluh tahun demi bisa melaksanakan haji.
Terlebih saat ini sedang ramai dibicarakan mengenai kenaikan biaya haji yang bahkan bisa mencapai Rp105 juta atas usulan dari Kemenag untuk tahun 2024.
Lantas, bagaimanakah sejarah haji dan biayanya di Indonesia? berikut informasinya telah Radarmas rangkum dari berbagai sumber;
BACA JUGA:378 Jemaah Haji di Banyumas Belum Rekomendasi Paspor
BACA JUGA:Jemaah Haji Kloter 74 Asal Purwokerto Meninggal Dunia
Sejarah Haji di Indonesia
Sejarah haji di Indonesia dapat ditelusuri kembali ke masa awal penyebaran Islam di Nusantara. Sejak abad ke-7, pedagang Muslim dan ulama membawa ajaran Islam ke wilayah ini.
Namun, haji sebagai ibadah formal baru menjadi mungkin pada masa setelah kedatangan Islam. Pada abad ke-13, banyak pelaut dari Indonesia mulai menunaikan haji.
Selama berabad-abad, perjalanan haji dari Indonesia ke Mekah mengalami berbagai perubahan. Pada awalnya, perjalanan dilakukan dengan kapal layar, memakan waktu bulanan.
Berkat kemajuan transportasi, terutama pesawat terbang, waktu perjalanan menjadi lebih singkat, memudahkan jutaan orang untuk menunaikan haji setiap tahunnya.
BACA JUGA:Wacana Pembatasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Khusus Belum Pasti
BACA JUGA:Kebijakan Baru, Ketua Kloter dan Petugas Haji Boleh Perempuan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
