Banner v.2

37.701 Unit Kendaraan Melintas di Ajibarang

37.701 Unit Kendaraan Melintas di Ajibarang

PURWOKERTO-Libur Natal menjadi salah satu momen yang dimanfaatkan untuk liburan. Terlebih, bertepatan dengan libur panjang sekolah. Hal tersebut membuat banyak masyarakat Banyumas yang diluar kota memanfaatkan waktu liburnya untuk kembali ke Banyumas. Kasi Angkutan Dinhub Banyumas, Taryono mengatakan, sesuai pantauan pada tanggal 24-25 Desember dari pukul 06.00 - 06.00 wib, melalui posko Ajibarang, total kendaraan melintas 37.701. Dengan rincian kendaraan masuk 22.286 dan kendaraan keluar 15.415. Penggunaan moda tertinggi masih ditempati sepeda motor dengan 54 persen, mobil 30 persen, bus kecil 2 persen, bus sedang 1 persen, bus besar 4 persen, kendaraan barang kecil 6 persen, dan kendaraan barang besar 3 persen. Volume lalu lintas dari posko Ajibarang ditanggal tersebut naik 85 persen, dibanding lalu lintas harian rata-rata. Namun, dibanding hari sebelumnya, peningkatan frekuensi masuk sekitar 4 persen, dan penurunan frekuensi kendaraan keluar sebesar 2 persen. Sementara pantauan dari posko Wangon, di waktu yang bersamaan, total ada 21.615 kendaraan yang melintas. Dengan rincian, kendaraan masuk sebesar 11.215 kendaraan, dan keluar sebesar 10.400 kendaraan. Dengan kata lain, melalui jalur tersebut, terjadi peningkatan 6 persen arah masuk menuju Banyumas dari hari biasanya. Dalam rangka mempersiapkan hari Natal berlangsung aman dan tertib, satu hari sebelum hari Natal, tepatnya Selasa (24/12), Bupati Banyumas beserta jajaran, Kapolresta, Dandim 0701, dan Ketua DPRD Banyumas meninjau Gereja Katedral Purwokerto untuk memastikan kesiapan sebelum pelaksanaan perayaan Natal 2019. Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein mengatakan, kunjungannya ersebut sebagai upaya meninjau kesiapan dan keamanan gereja. "Kita juga minta gotong royong dari ormas-ormas untuk bisa menjaga keamanan dan ketertiban," ujarnya. Kapolresta Banyumas, AKBP Whisnu Caraka sebelumnya telah mengumpulkan kepala gereja atau pendeta bersama Dandim untuk diberikan penekanan terkait pengamanan gereja. "Delapan gereja yang kami prioritaskan itu dilengkapi dengan CCTV. Tidak menutup kemungkinan gereja-gereja kecil juga, kami minta untuk melengkapi dengan CCTV," katanya. Selain itu, proses sterilisasi gereja oleh tim gegana dilakukan dalam beberapa tahap. Setiap sebelum pelaksanaan ibadah misa. Tidak hanya dilakukan satu kali. Sejauh ini, Polresta Banyumas mendapat bantuan pasukan Brimob dari Polda Jateng untuk penjagaan gereja sebanyak satu kompi tersebar di masing-masing gereja. Hal ini sebagai langkah untuk antisipasi gangguan keamanan termasuk ancaman terorisme. (mhd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: