Banner v.2

Buntu Berkembang Secara Alamiah

Buntu Berkembang Secara Alamiah

Butuh Tata Ruang Buntu Untuk Jangka Panjang KEMRANJEN-Perempatan Buntu yang masuk Desa Sidamulya dan Pageralarang, menjadi sangat strategis. Karena itu, tata ruang Buntu untuk harus dibuat jangka panjang. Hal itu dikatakan oleh sejumlah pengusaha yang mempunyai tempat usaha di Buntu. Bintang Romadhon (23) pengusaha muda asal Kroya menilai, Buntu sebenarnya sangat prospektif. Karena itu menurutnya Buntu harus didukung oleh tata ruang jangka panjang yang sesuai dengan perkembangan. “Sebab layaknya sebuah kota yang sedang berkembang, Buntu justru mempunyai potensi yang lebih besar dari tempat lainnya di Kemranjen, ”kata dia. Namun menurut dia, dari dulu hingga sekarang belum ada sentuhan yang berarti, sehingga mampu mendorong Buntuk berkembang lebih maju. ALAMIAH : Meski berada di lokasi strategis, Buntu selama ini cenderung berkembang secara alamiah tanpa dukungan tata ruang yang terencana. (DARYANTORADARMAS) Sebab sekarang ini Buntu berkembang secara alamiah tanpa ada sentuhan fasilitas yang berarti. “Terminal bayangan yang sejak dulu diusulkan hingga sekarang juga belum ada. Bahkan sekarang halte Buntu semakin sepi,”ungkap dia. Dampaknya tingkat penjualan para pemilik toko di Buntu juga semakin berkurang. Bahkan beberapa toko sekarang memilih tutup karena Buntu sudah tidak terlalu menarik bagi masyarakat yang ingin berhenti di Buntu. “Kalau yang ke arah Kroya banyak yang berhenti di sisi barat. Sedangkan yang ke Banyumas memilih langsung di sisi utara,”kata Hj Sutiasaih, pemilik toko di Buntu. Padahal menurut dia, kalau ada terminal bayangan, setiap kendaraan setidaknya akan masuk ke halte yang ada. Namun sekarang justru tidak seramai dulu. Hal itu juga berdampak kepada keramaian di perempatan Buntu. “Padaha dulu perempatan Buntu sangat farovir. Namun sekarang sepertinya mengalami kemunduran,”tandas dia. Informasi dari Pemerintah Kecamatan Kemranjen, Buntu memang menjadi wilayah pengembangan tingkat kabupaten, sedangkan untuk tingkat kecamatan ada disekitar Pasar Kemranjen. “Buntu domainnya kabupaten meskipun kami juga ikut memantau, sedangkan Kecamatan Kemranjen sedang mengembangkan titik-titik keramaian lainnya,”kata Sekretaris Kecamatan Kemranjen Dra Asih Herawati MM. Salah satunya yakni mendorong pasar-pasar desa yang sedang dikembangkan oleh sejumlah desa. Dan Buntu sebenarnya juga ada pasar desanya, hanya saja memang masih perlu upaya yang lebi8h keras lagi.(yan)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: