20 Kecamatan Unjuk Gigi, Parade Budaya Banjarnegara Jadi Magnet Warga
Penampilan parade budaya di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (4/4/2026), dalam rangka hari jadi ke-455.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Hujan sempat mengguyur pusat kota Banjarnegara, Sabtu (4/4/2026). Namun, hal itu tak cukup untuk membubarkan ribuan warga yang sudah menunggu dimulainya parade budaya di Alun-alun Banjarnegara. Begitu pertunjukan dimulai, penonton justru semakin merapat ke depan panggung.
Sebanyak 20 kecamatan tampil bergantian membawa kesenian khas daerah masing-masing. Dari tari tradisional hingga atraksi budaya, panggung parade menjadi ruang unjuk identitas sekaligus kebanggaan tiap wilayah.
Pj Sekda Banjarnegara, Tursiman mengatakan, parade ini bukan sekadar tontonan, tetapi bagian dari upaya menjaga denyut kesenian lokal.
“Semua kecamatan membawa kesenian khasnya. Ini gambaran keberagaman budaya yang kita miliki di Banjarnegara,” ujarnya.
BACA JUGA:HUT ke-455 Banjarnegara Meriah, 45.500 Dawet Ayu Pecahkan Rekor MURI
Jumlah peserta yang banyak membuat parade dibagi dua sesi. Pertunjukan dimulai sore hari dan berlanjut hingga malam, memberi ruang bagi setiap kecamatan untuk tampil maksimal di hadapan publik.
Di tengah cuaca yang tak menentu, antusiasme warga justru menjadi pemandangan tersendiri. Banyak yang tetap bertahan di lokasi sejak siang, bahkan rela berdesakan demi melihat lebih dekat penampilan di atas panggung.
Tahun ini, parade budaya juga dikemas dalam bentuk lomba. Setiap penampilan dinilai, bukan hanya dari sisi estetika, tetapi juga orisinalitas dan kekuatan cerita budaya yang diangkat.
“Kami ingin ada motivasi bagi pelaku seni di kecamatan untuk terus mengembangkan kesenian mereka,” kata Tursiman.
BACA JUGA:Meriah! Kirab Budaya Banjarnegara Usung 5 Gunungan Penuh Makna
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana menegaskan, perayaan hari jadi tidak boleh berhenti pada seremoni.
“Peringatan ini tidak hanya soal hiburan, tapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi rakyat,” ujarnya yang hadir di Alun-Alun Banjarnegara.
Hal itu terlihat jelas di sekitar lokasi acara. Deretan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM memadati area alun-alun. Kerumunan warga yang datang menjadi peluang tersendiri bagi mereka untuk meraup keuntungan.
Parade budaya ini menjadi salah satu puncak peringatan Hari Jadi ke-455 Banjarnegara. Rangkaian acara masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, dengan tujuan yang sama, menjaga budaya tetap hidup, sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
