Banner v.2

Jumlah Pemilih di Cilacap Capai 1,58 Juta

Jumlah Pemilih di Cilacap Capai 1,58 Juta

Bawaslu Cilacap ikuti rapat pleno penetapan PDPB Triwulan 1 2026.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bawaslu Kabupaten Cilacap mengikuti rapat pleno pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan I 2026 sebagai bagian dari pengawasan data pemilih.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cilacap, Soim Ginanjar mengatakan, keikutsertaan tersebut untuk memastikan data pemilih yang disusun tetap akurat dan sesuai kondisi di lapangan.

Menurutnya, dalam pengawasan PDPB pihaknya mencermati data pemilih baru, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, serta kemungkinan adanya data ganda.

"Pengawasan ini dilakukan agar data pemilih tetap sesuai dengan kondisi di lapangan," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA:Bawaslu Cilacap Rekomendasikan Perbaikan 76 Data Pemilih ke KPU

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait serta pencocokan data dengan kondisi sebenarnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut berperan dengan memberikan masukan jika menemukan data yang tidak sesuai.

"Kalau ada data yang tidak tepat, masyarakat bisa ikut melaporkan," lanjut Soim. 

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Cilacap, Weweng Maretno menyampaikan, dalam rapat pleno terbuka PDPB Triwulan I ditetapkan jumlah pemilih di Kabupaten Cilacap sebanyak 1.582.691 orang.

BACA JUGA:Bawaslu Cilacap Uji Layanan Informasi Publik Lewat Simulasi PPID

Jumlah tersebut terdiri dari 796.101 pemilih laki-laki dan 786.590 pemilih perempuan.

Weweng menegaskan, pemutakhiran data pemilih bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas demokrasi.

"Data pemilih itu dinamis, ada yang pindah, meninggal, maupun baru memenuhi syarat. Karena itu, kita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan semua pihak agar data ini benar-benar akurat," tandasnya. 

Hasil pleno tersebut, lanjutnya, akan menjadi dasar dalam pemutakhiran data pemilih ke depan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: