Ujung Area Landasan Pesawat Bandara Tunggul Wulung Cilacap Terbakar

Ujung Area Landasan Pesawat Bandara Tunggul Wulung Cilacap Terbakar

Petugas dari Forkompimcam Jeruklegi dan Bandara Tunggul Wulung Cilacap mengecek lokasi untuk mengatahui penyebab terjadinya kebakaran, Selasa (12/9/2023).-Syihab Alfaritsi Untuk Radarmas-

CILACAP,RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Kebakaran lahan kembali terjadi. Kali ini kebakaran terjadi di lahan seluas 1 hektare di sekitar landasan Runway 31 Bandara udara Tunggul Wulung CILACAP masuk Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten CILACAP, Selasa (12/9/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.

Video kebakaran tersebut sempat viral di media sosial lantaran area yang terbakar cukup luas serta dekat dengan pemukiman warga.

Pertama kali api diketahui oleh petugas keamanan Bandara Tunggul Wulung Cilacap, api tampak membakar di area landasan dan dengan cepat menyebar. Karena area tersebut merupakan hamparan rumput ilalang kering.

"Ketika bertugas, saksi tampak melihat asap tebal serta kobaran api membakar hamparan rumput ilalang di sekitar landasan," kata Kasi Trantib Kecamatan Jeruklegi Syihab Alfaritsi, Rabu (13/9/2023).

BACA JUGA:Kejadian Kebakaran di Cilacap Meningkat, Januari-Agustus 2023 Ada 75 Kasus, Kerugian Capai Rp 2,9 M

BACA JUGA:Kabupaten Cilacap Juara Umum Peparprov IV Jawa Tengah 2023, Boyong 77 Medali

Khawatir kebakaran merambat ke pemukiman, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Bandara Tunggul Wulung Cilacap dan segera dilakukan pemadaman.

"Mobil pemadam segera melakukan pemadaman di lokasi, sekitar 2 jam api yang membakar area seluas 1 hektare lahan milik bandara," lanjutnya.

Untuk penyebab kebakaran hingga saat ini masih diselidiki, namun dengan kondisi kemarau panjang saat ini mengakibatkan potensi kebakaran hutan atau lahan sangat tinggi.

"Lahan kosong atau hutan biasanya ditumbuhi rumput liar atau ilalang kering yang sangat mudah untuk terbakar, kondisi lokasi yang merupakan ujung landasan pesawat juga ditumbuhi ilalang - ilalang kering sehingga api cepat menyebar," terangnya.

Atas kejadian tersebut pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pemukiman yang berdekatan dengan lahan kosong atau hutan.

"Kejadian kebakaran lahan atau hutan meningkat, kita himbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok secara sembarangan," pungkasnya. (jul)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: