Banner v.2

GPM Bukateja Diserbu Warga, 15 Karton Minyak dan 50 Kg Telur Habis dalam 1 Jam

GPM Bukateja Diserbu Warga, 15 Karton Minyak dan 50 Kg Telur Habis dalam 1 Jam

Puluhan emak-emak menyerbu bawang merah dan putih yang dijual murah pada gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Kecamatan Bukateja, Selasa (3/3/2026).-Alwi Safrudin/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Baru satu jam dibuka, 15 karton minyak goreng, 50 kilogram telur, dan puluhan kilogram bawang langsung ludes diserbu warga. Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Kecamatan Bukateja, Selasa (3/3/2026), menjadi magnet bagi masyarakat yang berburu kebutuhan pokok lebih murah Rp1.000–Rp2.000 dari harga pasar.

Program yang digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Puspahastama itu dimulai pukul 09.00 WIB. Antrean warga sudah terlihat sejak pagi, didominasi emak-emak yang memburu beras, minyak, gula, dan bawang.

Pengelola Kios Pangan, Yuli Nuryanto, menyebut selisih harga menjadi daya tarik utama. Beras dijual Rp58.000 per 5 kg, telur Rp29.000 per kg, Minyakita Rp15.700 per botol, bawang merah Rp10.000 per seperempat kg, dan bawang putih Rp9.000 per seperempat kg.

“Stok yang kami bawa sangat cepat habis. Dalam waktu hanya satu jam, 15 karton minyak goreng, 50 kg telur, serta puluhan kilogram bawang ludes terjual. Beras, minyak, dan gula menjadi komoditas yang paling banyak dicari warga,” jelas Yuli.

BACA JUGA:Harga Pangan Terus Naik Saat Ramadan, Pemkab Purbalingga Siapkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah

Salah satu warga, Yanti asal Desa Cipawon, mengaku sengaja datang untuk memborong kebutuhan hajatan. Ia menilai harga di GPM jauh lebih terjangkau dibanding pasar.

“Sangat terbantu karena harganya terjangkau. Biasanya saya beli beras Rp14.000 per kilo, di sini hanya Rp58.000 untuk 5 kilo. Jadi ini sangat membantu menyokong kebutuhan warga,” katanya.

Camat Bukateja, Nur Azizah Erlita, menyebut wilayahnya kerap menjadi lokasi GPM karena tingginya kebutuhan masyarakat. Ia menilai program tersebut efektif membantu daya beli warga.

“Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Mas Bupati tentunya sangat membantu masyarakat di Kecamatan Bukateja. Antusiasme warga sangat tinggi karena yang disediakan merupakan kebutuhan pokok harian,” ujarnya.

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Tiga Desa di Purbalingga Diverifikasi Program Mina Padi 2026

Pemkab Purbalingga menggelar GPM sebagai langkah pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat konsumen. (***)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: