Residu Sampah Masuk TPA BLE Wlahar Wetan 15 Truk Per Hari, Total Lebih 60 Ton

Residu Sampah Masuk TPA BLE Wlahar Wetan 15 Truk Per Hari, Total Lebih 60 Ton

Retribusi Sampah TPA BLE Wlahar Wetan sampai saat ini sementara masih gratis.-Foto Yudha Iman P / Radar Banyumas -

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyumas telah menghitung jumlah residu dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola sampah di Banyumas yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE) di Wlahar Wetan kurang lebih 60 ton per hari.

Sub Koordinator Penyediaan Sarpras Persampahan DLH Banyumas, Syaikhun mengatakan residu sampah yang dibawa ke TPA BLE Wlahar Wetan hanya 15 dumptruck per hari.

BACA JUGA:Kecelakaan di Jalan Raya Beji Kompleks Unwiku Purwokerto, Pengendara Motor Tewas Adu Banteng dengan Mobil

Satu dumptruck kurang lebih bisa mengangkut dan membawa residu kurang lebih empat ton. Artinya per hari residu yang diolah TPA BLE Wlahar sekitar 60 ton.

"Hitungan 60 ton itu residu sampah yang dibawa dari KSM ke TPA BLE sebanyak 15 dumptruck. Di luar sampah yang tidak dikelola KSM. Sampah di luar KSM tidak masuk hitungan," katanya.

BACA JUGA:Kecelakaan Maut Karena Hindari Jalan Berlubang, Adu Banteng dengan Mobil di Jalan Raya Beji, Ini Lengkapnya

Disinggung terkait penanganan residu sampah yang tidak dikelola oleh KSM dijelaskannya jika terjadi masalah seperti penumpukan sampah dengan sangat terpaksa bisa diangkut ke TPA BLE Wlahar Wetan.

"Susah mengurusi sampah. Butuh perubahan perilaku. Jika sudah ada pemilahan sampah pada sumbernya insya Allah menjadi ringan," terangnya.

BACA JUGA:S, Ketua LSM di Banyumas Ditahan, Ditetapkan Tersangka Ujaran Kebencian Ke Tokoh NU, Ini Kata Polisi

Ditegaskannya DLH Banyumas telah memiliki data base asal KSM dan banyaknya residu sampah yang dibawa ke TPA BLE Wlahar Wetan.

Semua sudah terjadwal sehingga tidak ada yang membawa residu sampah ke TPA BLE diluar daftar yang telah dimiliki DLH Banyumas.

BACA JUGA:Buka Akses ke Global Supply Chain di KTT G20, Bukti Komitmen BRI pada UMKM

"Yang bukan dari KSM pasti ditolak. Pembongkarannya saja antri per dua dump truk," pungkas Syaikhun. (yda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: