Honda

Musim Kemarau, Curah Hujan Masih Ada di Cilacap

Musim Kemarau, Curah Hujan Masih Ada di Cilacap

Rayka Radar / Cuaca cerah di Cilacap saat siang hari. Salah satu ciri-ciri musim kemarau, Jumat (05/08/2022)-RAYKA/RADARMAS-

RADARBANYUMAS, CILACAP - Pada dasarian ke tiga atau akhir bulan Juli 2022 lalu, Kabupaten Cilacap sudah memasuki musim kemarau.

Namun, masih terdapat curah hujan di beberapa wilayah. 

Kepala Kelompok Teknis BMKG Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo menjelaskan, selama dasarian ketiga bulan Juli, curah hujan di wilayah Cilacap berkurang dari 50 mm. 

"Artinya, jika diikuti dua dasarian berikutnya yakni dasarian pertama dan kedua bulan Agustus maka akhir bulan Juli kemarin kita masuk awal musim kemarau," jelas Teguh, Jumat (05/08/2022).

BACA JUGA:Simak Baik-Baik, Gejala Penderita Cacar Monyet Mirip Dengan Cacar Biasa, Tapi...

BACA JUGA:Usulan Tol Wangon - Cilacap Dorong Kawasan Industri

Sehingga awal musim kemarau akan dipastikan setelah melewati dua dasarian berikutnya di bulan Agustus.

Meski demikian, saat ini ciri-ciri musim kemarau sudah dirasakan oleh warga Cilacap 

" Sebagaimana diketahui ciri-ciri musim kemarau sudah tampak. Di pagi hari suhu udara terasa dingin, di beberapa tempat muncul kabut di pagi hari. Di siang hari, sinar matahari terik karena awan sudah tidak tumbuh. Dari angin lebih cenderung dari arah timur," kata Teguh.

Namun memang, untuk musim kemarau saat ini terkadang di beberapa wilayah diguyur hujan, tetapi tidak terlalu lebat seperti saat musim penghujan.

BACA JUGA:Antisipasi Bencana Kekeringan di Cilacap, Puluhan Toren Air Disiapkan

BACA JUGA:Mantap di Liga 2, PSCS Cilacap Miliki 21 Pemain

Beberapa penyebabnya karena dari Dipole Mode Index (DMI) nilainya -0,88 sedangkan normalnya -0,4. 

"Artinya nilai DMI berubah terhadap suplai uap air. Dari wilayah samudra hindia ke wilayah Indonesia bagian barat sehingga banyak aktivitas pembentukan awan. Sehingga musim kemarau masih ada hujan," pungkas Teguh. (ray)

Sumber: