Mayat Balita yang Dikubur di Semak-Semak Karangsalam Baturraden Masih Dalam Penyelidikan Kepolisian

Mayat Balita yang Dikubur di Semak-Semak Karangsalam Baturraden Masih Dalam Penyelidikan Kepolisian

BATURRADEN- Penemuan mayat seorang anak berumur 2 tahun, gemparkan warga Desa Karangsalam, Baturraden. Sejak Selasa (13/12) perbincangan mengenai penemuan mayat, terus berkembang. Menurut saksi mata Sirun (34) warga setempat, awalnya dia merasa curiga dengan adanya gundukan tanah di semak-semak. Karena merasa penasaran, dia memanggil Rohmat (45) yang saat itu hendak pulang ke rumah usai mencari rumput. "Pulang mencari rumput sekitar pukul 17.30, melihat ada gundukan tanah di semak-semak. Merasa curiga, saya memanggil Rohmat untuk mengecek gundukan tersebut," tuturnya. Namun, karena penasaran dengan gundukan, akhirnya mencoba menggali gundukan. Setelah digali, mereka terkejut dengan apa yang terkubur di dalam tanah. "Langsung kaget begitu melihat apa yang kami temukan. Ada bungkusan kain jarit berwarna cokelat," ujarnya. Menurutnya, melihat temuan tersebut mereka sempat tidak berani membuka isi bungkusan. Namun, untuk mengobati rasa penasaran dan kecurigaan, akhirnya bungkusan tersebut nekat dibuka. "Alangkah terkejutnya, ketika melihat isi bungkusan. Ternyata, sesosok mayat anak perempuan dalam kondisi terlentang," ungkapnya. Atas temuan tersebut, warga melapor ke Mapolsek Baturraden dan juga perangkat desa. Selanjutnya, petugas kepolisian dan Muspika setempat mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Baturraden AKP Susanto menjelaskan, mayat balita perempuan tersebut selanjutnya dievakuasi oleh petugas. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah dibawa ke RSUD Margono. "Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Margono. Kondisi jenazah, masih cukup bersih," jelasnya. Menurut perkiraannya, korban sudah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Hal itu, dilihat dari kondisi tubuh korban yang belum membusuk. "Mungkin meninggalnya sekitar tiga hari sebelumnya, usia korban diperkirakan sekitar 2 atau 3 tahun," ungkapnya. Susanto menambahkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Saat ini, polisi sedang mencari pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, orang tua korban sedang kita cari," tegasnya. (mif/bdg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: