Api Tungku Menyala, Empat Rumah di Kandanggampang Purbalingga Kebakaran

Api Tungku Menyala, Empat Rumah di Kandanggampang Purbalingga Kebakaran

HABIS : Puing-puing bekas kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kandanggampang Purbalingga Selasa (17/7) kemarin. Warga Tinggal di Tenda Darurat PURBALINGGA- Empat kepala keluarga di Kelurahan Kandanggampang, Purbalingga hanya bisa mengelus dada. Masing-masing Sudarman (50), Triani (53), Turyani (50) dan Jazminto (46). Mereka pasrah menyaksikan rumahnya ludes terbakar, Selasa (17/7) kemarin. Api diduga berasal dari tungku rumah Suratmi (Sudarman) yang lupa dimatikan dan ditinggal. Tak hanya itu, dua rumah lainnya, milik Sujini (58) dan Purwanto (48) juga tersambar api yang membesar. Beberapa bagian dapur kedua rumah itu pun hangus. Ny Purwanto menuturkan, saat itu sekitar pukul 09.20. Api mulai membesar. Dia mencoba mengambil air dengan ember. Namun karena api sudah berkobar hebat, maka dia hanya bisa pasrah. Lukman, mantan ketua RT setempat mengaku, saat itu pukul 09.00, dia melihat ada asap hitam mengepul. Dirinya langsung menuju ke lokasi, sembari meminta warga dan ibu- ibu memadamkan lebih dulu dengan alat seadanya. "Saya berinisiatif ke unit pemadam kebakaran dengan motor dan akhirnya sampai di Kalikabong. Kemudian mobil pemadam datang. Hanya saja, karena masuk gang dan sempit, akhirnya datang lagi satu unit pemadam ukuran kecil dan menyambungkan selang,” paparnya. Api bisa dipadamkan sekitar sejam kemudian. Petugas pemadam dibantu warga dan Tim SAR terus memadamkan bara yang masih ada. Sedangkan pemilik rumah syok karena belum sempat menyelamatkan barang berharga mereka. Koordinator Pemadam Kebakaran Sat Pol PP Purbalingga, Yulianto membenarkan penyebab kebakaran berasal api dari tungku. Kabarnya pemilik meninggalkan tungku dalam keadaan masih ada bara apinya. Pihaknya juga menghitung kerugian sementara Rp 400 juta dan Rp 800 ribu. Kronologis versi Pemadam Kebakaran, api semakin membesar dan membakar seluruh isi rumah milik Suratmi (Sudarman). Api lalu menjalar ke tiga rumah tetangga. Penghuni rumah langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka tak sempat menyelamatkan barang berharga yang tertinggal di dalam. Camat Purbalingga, Raharjo Minulyo mengatakan, pihaknya langsung mengalokasikan bantuan untuk para korban. Kemudian memikirkan tempat tinggal korban yang masih dirembuk dengan tokoh RT setempat. Keempat pemilik rumah yang terbakar akhirnya diber bantuan tenda darurat oleh Pemkab Purbalingga. Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon saat berkunjung juga menyerahkan bantuan dari BPBD, BAZNAS, Dinas Sosial dan bantuan dari Pemkab Purbalingga berupa uang tunai dan juga paket sembako. "Semoga apa yang telah terjadi menimpa bapak ibu akan digantikan dengan rejeki yang lebih besar lag. Semoga senantiasa diberi ketabahan dan kesabaran," tutur Tiwi. Tiwi kemudian memberikan arahan penanganan para korban terutama untuk relokasi ke tempat tinggal sementara bagi 4 (empat) keluarga itu. Terkait relokasi para korban, Tiwi akan menindaklanjutinya melalui Dinas terkait dengan mengetahui terlebih dahulu status tanah yang ditempati para korban. Apakah milik pribadi ataukah sewa. Karena mekanisme pemberian bantuan rehab rumah mempersyaratkan beberapa hal. "Nanti kita lihat status tanah yang ditempati, karena apabila kita bantu dengan bantuan rehab rumah persyaratan pertama adalah tanah milik pribadi," jelasnya. Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Drs Rusmo Purnomo mengatakan, pihaknya menyiapkan empat tenda besar. Tenda itu mampu menampung masing-masing keluarga. (amr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: