Warga Sruweng Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa meninggalnya seorang pria warga Desa Menganti, Kecamatan Sruweng.--
KEBUMEN - Wasiyun (70), seorang pria warga Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, ditemukan tak bernyawa di rumahnya, yang berada di Desa Menganti, Kecamatan Sruweng.
Jenasahnya ditemukan sudah membusuk. Sementara, anak korban hanya terdiam melihat peristiwa tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan jenasah korban ditemukan Senin (2/3). Penemuan berawal saat kerabat warga mencium bau menyengat dari sekitar rumah korban yang berada di RT 2 RW 2 Desa Menganti Kecamatan Sruweng.
Penasaran sekaligus curiga membuat warga melapor ke perangkat desa dan memulai pencarian ke dalam rumah. "Setelah dicek ke dalam rumah, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengalami pembusukan," kata AKBP Putu.
Korban ditemukan tergeletak di lantai dapur rumahnya. Di samping tubuh korban, petugas menemukan obat jenis Amosterra serta alat pembuat rokok lintingan.
Sejumlah saksi menyebutkan, korban terlihat terakhir kali pada Sabtu, 28 Februari 2026. Saat itu, ia membeli es teh di sekitar rumahnya. Selama ini, korban diketahui sakit-sakitan. "Saudara korban diketahui rutin menjenguk setiap tiga hari sekali untuk memastikan kondisinya," kata Kapolres.
Korban sendiri selama ini tak sendiri. Ia tinggal bersama anak perempuan korban. Namun anak perempuan ini mengalami gangguan jiwa ditemukan hanya diam di dalam rumah tersebut.
"Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik luka jeratan maupun luka akibat benda tajam atau tumpul," ujar Kapolres. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
